Pemerintahan
Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Stok Minyakita Aman
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memastikan stok minyak goreng jenis Minyakita aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci ramadhan. Saat ini jumlah stok Minyak Kita di Gunungkidul mencapai 60 ribu liter.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng jenis Minyak Kita menjelang bulan puasa ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola pasar guna mendata pedagang yang siap menjual Minyakita. Nantinya setiap pedagang diharuskan menandatangani pakta integritas yang berisi tentang penjualan Minyak Kita harus sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu sebesar Rp. 14 ribu per liternya.
“Jumlah stok Minyak Kita di Gunungkidul sekarang 60 ribu liter atau 500 krat, jumlah ini akan terus ditingkatkan. Rencananya ini akan kita distribusikan di seluruh pasar di Gunungkidul,” ucap Kelik Yuniantoro, Rabu (15/03/2023).
Selain itu, untuk memastikan keberadaan Minyakita di masyarakat pihaknya juga mengupayakan agar toko-toko skala kecil di Gunungkidul dapat didistribusikan Minyak Kita. Dengan langkah tersebut maka pedagang toko tidak perlu kulakan di pasar.
“Saya masih ingin memenuhi minyak untuk kebutuhan UMKM karena kebutuhan produksi mereka besar, sehingga jumlah ini saya rasa masih kurang,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto, menyampaikan jika Pemkab Gunungkidul memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas harga Minyakita. Pihaknya pun sempat melakukan perantauan stok minyak goreng pada Selasa (14/03/2023) kemarin, kegiatan itu dilaksanakan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan dasar menjelang bulan puasa yang akan datang sekitar seminggu lagi.
“Secara kuantitatif jumlahnya cukup untuk masyarakat,” terangnya.
Ditambahkannya, pendistribusian Minyakita akan menyasar seluruh pedagang baik skala kecil maupun besar di Gunungkidul sehingga diharapkan kebutuhan nantinya dapat tercukupi. Nantinya tim akan diterjunkan di lapangan untuk melakukan pemantauan, langkah itu guna mempercepat respon pemerintah ketika terjadi gejolak inflasi harga di pasaran.
“Masyarakat tidak perlu panik, apalagi membeli dalam jumlah yang banyak. Kita pastikan stok tercukupi,” pungkas Wakil Bupati.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
