Pemerintahan
Jembatan Mojorejo Rampung Dibangun dengan Dana Hibah BNPB 9,7 Miliar
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jembatan Mojorejo, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar telah siap digunakan masyarakat. Kendati pembangunannya selesai di detik-detik terakhir tahun 2019, namun jembatan yang direhab akibat Badai Siklon Cempaka 2017 lalu selesai tepat waktu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki memaparkan, ada tujuh paket rehabilitasi dan rekrontruksi yang dikerjakan di tahun 2019. Salah satunya proyek pembangunan Jembatan Mojorejo senilai Rp. 9,7 Miliar.
“Semua sudah selesai dibangun, lampu penerangan pun juga sudah terpasang,” ujar Edy saat dikonfirmasi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (02/01/2020).
Lebih lanjut ia menjelaskan, sempat ada kekhawatiran pembangunan jembatan tersebut tidak selesai tepat waktu. Namun demikian pihaknya terus melakukan pengawasan, kemudian dari pihak kontraktor pun melakukan pengerjaan dengan cara dilembur setiap hari.
“Sesuai target, jembatan selesai di akhir tahun 2019,” imbuh Edy.

Selain jembatan di Padukuhan Nglebak tersebut, sejumlah fasilitas umum dan rumah warga terdampak Badai Siklon Cempaka 2017 sudah selesai dibangun. Sedikitnya ada 94 rumah warga telah selesai dibangun, Jembatan Tahunan Kecamatan Paliyan, rehabilitasi gedung SD, perbaikan talut TPAS Baleharjo dan pembangunan dan parit di Desa Ngeposari, Semanu.
“Anggaran rehabilitasi sekitar Rp. 30 Miliar, untuk recovery kami mendapat hibah dari BNPB sebesar Rp. 75 Miliar,” jelas Edy.
Selanjutnya pada tahun 2020 ini, rehabilitasi dan rekonstruksi akan dilanjutkan. Adapun yang akan direhab dan direkon yakni tiga jembatan dan satu bangunan SMP di Kecamatan Saptosari.
Sementara itu, salah satu warga Desa Katongan yang tidak jauh dari jembatan Mojorejo, Slamet mengapresiasi ketepatan waktu dalam pembangunan jembatan yang hanyut pada 2017 silam. Jembatan ini menurutnya menggantikan Jembatan Lama yang hanyut karena badai Cempaka tahun 2017 yang lalu. Menurutnya, keberadaan jembatan ini begitu penting untuk arus lalu lintas sektor tengah wilayah Kecamatan Nglipar.
“Selesainya jembatan ini diharapkan lalu lintas yang semula terputus bisa normal kembali dan pada gilirannya bisa menghidupkan perekonomian masyarakat,” tandas mantan anggota DPRD DIY ini.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
