Sosial
Cuaca Buruk Diperkirakan Terjadi Seminggu ke Depan, Gunungkidul Telah Tetapkan Status Siaga Darurat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak tanggal 31 Desember 2019 kemarin, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menetapkan status siaga darurat banjir dan tanah longsor. Kebijakan ini ditetapkan sesuai dengan instruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai cuaca yang tidak menentu. Status ini ditetapkan juga berkaitan dengan intensitas hujan yang terjadi di Gunungkidul. Sejumlah titik di Gunungkidul berdasarkan dengan rekam jejak bencana sebelumnya memang sangat rawan akan bencana tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengungkapkan, selepas adanya pengajuan status darurat banjir itu, dari Bupati dan tim langsung memprosesnya. Targetnya, di akhir tahun 2019 lalu, penetapan status tersebut pun bisa terlaksana. Tepat di 31 Desember, status darurat banjir dan longsor diketok oleh pemerintah.
Menurut dia, ada sejumlah pertimbangan yang dilakukan dalam penentuan status ini. Instruksi BNPB pun menyebutkan, daerah diminta untuk meningkatkan status karena cuaca dan intensitas hujan yang ada peningkatan. Terlebih di wilayah DIY saat ini pun hujan sudah mulai merata.
“Sudah kami tetapkan untuk status darurat itu,” terang Edy Basuki, Kamis (02/01/2019) kemarin.
Berdasarkan prediksi BMKG, terhitung dari tanggal 1 Januari sampai 7 Janiari 2020 ke depan wilayah DIY dimungkinkan terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang. Kondisi ini membuat berpotensi terjadi bencana banjir, longsor, pohon tumbang, maupun yang lainnya. Pihaknya menghimbau warga masyarakat untuk bersama-sama mengurangi resiko yang terjadi dengan memangkas pohon yang terlalu lebat ataupun terlalu tinggi yang potensi mengancam keamanan warga atau rumah.

Tak hanya itu, warga juga diminta untuk membersihkan saluran air hujan dan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Mengecek kembali bagian rumah (atap seng, papan) bila potensi terpapar angin agar bisa diperkuat. Memperhatikan pula papan reklame di dekat rumah atau kawasan jalan utama dan jika sekitanya membahayakan dapat melaporkan ke pihak berwenang agar bisa ditindak lanjuti.
“Peningkatan kewaspadaan sangat perlu dilakukan. Warga juga kami minta untuk mengenali potensi bahaya yang dapat terjadi,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala BPBD DIY, meminta semua komponen tim siaga bencana Destana, Tagana, SAR DIY, relawan, forum PRB dan komunitas untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan terutama lokasi2 rawan banjir, banjir bandang dan tanah longsor di daerah masing2. Peristiwa dampak Siklon Cempaka 2017 dan cuaca ekstrem 2018 diharapkan jadi referensi dlm meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaa. Masyarakat yg tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor untuk terus waspada.
“Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor bila memang kondisi sudah tidak memungkinkan langsung cepat mengambil tindakan. Kami minta warga juga terus mengikuti perkembangan informasi mengenai cuaca di daerah,” ujarnya.
-
Uncategorized3 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
