fbpx
Connect with us

Pendidikan

Jumlah Lulusan TK Hanya Separuh Daya Tampung, Sejumlah SD Dipastikan Kekurangan Siswa

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) telah berlangsung sejak 13 Juni sampai 15 Juni 2022 kemarin. Namun demikian, jumlah siswa Taman Kanak-kanak (TK) yang lulus tidak sebanding dengan daya tampung SD. Sehingga dipastikan, akan ada sejumlah SD yang mengalami kekurangan siswa.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Winarno mengatakan jumlah kursi atau daya tampung SD di Gunungkidul sebanyak 14 ribu. Di tahun ini, untuk kelulusan siswa TK hanya sekitar 7.500 anak saja. Tentu saja dengan kondisi demikian, akan ada banyak sekolah yang pendaftarnya hanya sedikit.

“Daya tampungnya banyak tapi jumlah siswanya sedikit. Untuk update mengenai PPDB ini kami masih menunggu hasil pengumuman dari sekolah,” terang Winarno, Jumat (17/06/2022).

Menyikapi kondisi ini, pihaknya akan menggelar koordinasi. Sejumlah opsi dibahas agar kuota dapat terpenuhi akan diterapkan oleh pemerintah. Ia menjelaskan pada PPDB 2022 ini masih terdapat 3 jalur pendaftaran yaitu zonasi 80 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan orang tua sebesar 5 persen.

Sementara itu, Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Taufik Aminuddin mengatakan, terkait dengan tidak terpenuhinya kuota SD, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan lainnya. Bagi sekolah-sekolah yang daya tampungnya masih banyak, pemerintah memperbolehkan sekolah tersebut menerima anak yang tidak menempuh jenjang TK agar bisa memenuhi daya tampung.

Berita Lainnya  Angka Terus Bertambah, Satuan Pendidikan Dampingi Mental Siswa untuk Cegah Bunuh Diri

Selain itu, sekolah tersebut dapat menerima pelajar dari luar Gunungkidul ini khususnya sekolah yang berada di kawasan perbatasan antar kabupaten.

“Kami sedang menghimpun data potensi calon pelajar dari kategori itu (tidak TK),” ujar Taufik.

Saat ini pihaknya tengah menghimpun data potensi calon pelajar dari kelompok tersebut. Beberapa sekolah diketahui ada yang tidak menerima siswa hal ini lantaran memang ke depannya sekolah-sekolah ini sudah tidak akan beroperasi lagi. Namun demikian, data sekolah ini masih terus diupdate oleh pihak dinas.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler