Politik
Kakak Adik Jadi Ketua, Trah Maju Lancar “Kuasai” Partai Demokrat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mendekati tahun politik, sejumlah partai mulai bersiap dan menyusun strategi untuk menghadapi persaingan. Salah satu yang tengah merombak kepengurusan di daerah adalah DPC Partai Demokrat Gunungkidul. Kekuatan Demokrat Gunungkidul sendiri memang terus menurun semenjak berakhirnya era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan saat ini, dengan hanya memiliki 3 wakil di DPRD Gunungkidul, Partai Demokrat tak lagi memiliki fraksi.
Sejak beberapa waktu lalu, DPC Partai Demokrat Gunungkidul mengganti Ketua DPCnya. Melalui persaingan sangat sengit dalam Muscab, Henry Ardiyanto akhirnya terpilih menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Gunungkidul. Putra bos Maju Lancar, alm H Sutrisna ini menyingkirkan incumbent, Supriyani Astuti dengan hanya selisih 1 suara.
Terpilihnya Henry menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Gunungkidul ini semakin mengukuhkan dominasi trah Maju Lancar dalam kepemimpinan Partai Demokrat di DIY. Sebelumnya, sang adik Hj Erlia Risti sendiri telah menduduki jabatan Ketua DPD Partai Demokrat DIY, dimana perempuan ini juga merupakan satu-satunya anggota DPRD DIY dari partai tersebut.
Pada kepemimpinan anyar ini, diharapkan Demokrat yang beberapa tahun terakhir pamornya meredup dapat aktif dan kembali pada kejayaannya terdahulu. Kinerja nyata dan cepat akan diterapkan untuk mencapai target yang ditentukan
Kepada media, Ketua DPC Demokrat Gunungkidul Henry Ardiyanto mengatakan, terpilihnya ia menjadi ketua DPC Demokrat Gunungkidul tidaklah mudah. Terdapat beberapa proses yang harus dilalui. Sebelumnya pada Maret lalu telah dilakukan Musyawarah Daerah hasilnya baru kemudian ditindaklanjuti dengan Muscab. Saat itu, Gunungkidul terdapat 2 nama yang mencalonkan diri sebagai ketua DPC yaitu Henry Andriyanto dan Supriyani Astuti (incumbent).
Dalam voting yang kemudian dilaksanakan, dari 18 PAC Demokrat Gunungkidul, Henry mendapatkan dukungan dari 9 PAC. Sementara Supriyani hanya mendapat 8 dukungan. Dalam Muscab ini, ada 1 PAC yang absen sehingga kemudian tak menggunakan hak suaranya. Hasil dari voting sendiri dilaporkan ke DPP dan tak berselang lama SK pengangkatan untuk Henry sebagai Ketua DPC Demokrat Gunungkidul pun turun.
“Ada beberapa hal yang menjadi target kinerja kita untuk ke depannya. Kerja nyata harus sesuai dengan AD ART yang ada dan menyasar hingga ke tingkat bawah,” kata Henry Ardiyanto, Selasa (16/08/2022).
Ia menjelaskan target khusus ke depan adalah mensukseskan Pemilu, Pileg, dan Pilkada mendatang. Adapun pada Pileg sendiri nantinya diharapkan ada peningkatan kursi yang diperoleh Partai Demokrat. Yang saat ini hanya 3 kursi, pada 2024 dan seterusnya diharapkan masing-masing dapil memiliki wakil rayat dari Demokrat. Tentunya hal ini juga diimbangi dengan kinerja kader yang solid dan transparan. Tokoh-tokoh ternama nampaknya akan digandeng partai ini untuk maju pada Pileg 2024 mendatang.
“Yang tak kalah penting, pada Pemilu mendatang kita satu padu sukseskan Agus Harimurti Yudhoyono yang merupakan Ketua Umum Demokrat untuk menjadi Presiden RI. Kemudian mari bersama-sama untuk mendukung putra daerah (Gunungkidul) agar mendapatkan kursi di DPR RI,” jelasnya.
Tentu dengan memiliki wakil daerah di tingkat pusat, maka aspirasi rakyat akan benar-benar tersalurkan dan mempercepat pembangunan daerah. Program-program yang digagas paling tidak sedikit banyak disalurkan ke daerah yang telah memberikan dukungan.
Tak hanya itu, Henry juga menegaskan kepemimpinannya ini akan diberlakukan sistem yang lebih modern, transparan, tertib dan solid. PAC merupakan garda terdepan dengan target bekerja gerak cepat menyambut menerima aspirasi masyarakat, pembaharuan perlu dilakukan agar lebih bersinar dan sukses kembali.
“Untuk mempermudah mobilitas dan ketugasan mereka nanti masing-masing PAC akan diberikan kendaraan sebagai sarana mereka. Saya harapkan semua bersikap baik, tertib dan bersih,”ujarnya.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
