Kriminal
Kalah Judi dan Mabuk, Dua Pemuda Nekat Rampok dan Bunuh Penglajon
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Terungkapnya kasus pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di depan Rumah Makan Teras Petruk, Padukuhan Karangsari, Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk menguak fakta mencengangkan. Dua orang pelaku yang menghabisi nyawa Sugiyanto warga Padukuhan Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen mengaku nekat melakukan aksi tersebut lantaran terpengaruh minuman keras. Selain itu, mereka mengaku bahwa sengaja merampas uang karena sebelumnya kalah berjudi online.
Sebagaimana diketahui jajaran kepolisian Polres Gunungkidul bersama Jatanras Polda DIY berhasil mengamankan pelaku pembunuhan yakni MA alias S (23) warga Sorowijayan, Banguntapan, Bantul dan DL (23) warga Soromenduran, Godongtengen, Bantul. Keduanya ditangkap saat melakukan pelarian di wilayah Jawa Barat pada 20 November 2020 lalu.
Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau sangkur atau bayunet dengan ujung pisau patah serta sarungnya warna hitam bergaris merah. Selain itu, juga satu buah kendaraan jenis Yamaha dengan nopol AB 4354 MX warna abu abu beserta STNK.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto dalam pers rilis mengungkapkan bahwa pelaku sebelum melakukan aksi pembunuhan tersebut bermain judi online hingga menyebabkan kekalahan sebanyak Rp 8 juta rupiah. Namun alih-alih berhenti melakukan tindakan kriminal keduanya justru memiliki niat untuk merampas harta milik pengguna jalan yang memang ditarget secara random.
“Backgroundnya kalah judi, judi online. Istilahnya mereka mau nyari balen atas kekalahanya,” ungkap Yulianto, Jumat (27/11/2020).

Ia menambahkan, dua orang yang seharinya berprofesi sebagai penjual top up game online itu kemudian pergi ke wilayah Bandung, Jawa Barat. Dengan uang yang tak seberapa itu mereka sengaja berniat untuk melarikan diri dari apa yang telah mereka lakukan.
“Uang diambil kemudian untuk perjalanan ke Bandung, dikiranya banyak ternyata,” lanjut dia.
Diberitakan sebelumnya, pelaku nekat melakukan aksi tersebut bermula ketika keduanya berjalan dari arah Yogyakarta menuju Gunungkidul. Sesampainya di lokasi kejadian, mereka melihat pengendara motor yakni Sugiyanto warga Padukuhan Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen.
“Mereka putar balik dan kemudian melakukan menendang korban. Setelah korban terjatuh pelaku langsung menusuk korban puluhan kali. Korban sempat melawan namun akhirnya tak berdaya,” jelas dia.
Melihat korban lemas, para pelaku langsung mencari harta yang dimiliki korban. Sebuah dompet berserta tas slempang berisi uang Rp 1,8 juta dan dompet berisi uanh Rp 180 ribu.
Atas tindakan yang dilakukan pelaku ini, pihak kepolisian akan menjerat keduanya dengan pasal 365 KUHP Ayat (2) ke 1-e dan ke 2e dan ayat (3) dan ayat (4) KUHP jo psl 338 KUHP.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
