Pariwisata
Kawasan Wisata Gunungkidul Diproyeksikan Raup 500 Juta Per Pekan
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sebelumnya telah ditentukan sebesar Rp. 27 Miliar pada tahun 2022 atau naik hingga dua kali lipat dari target sebelumnya pada tahun 2021. Meski terhitung besar di tengah situasi pandemi yang masih melanda, namun Pemkab Gunungkidul optimis target ini bisa tercapai. Namun begitu, target ini juga nantinya akan bergantung pada dinamika kasus covid19 yang terjadi.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menyampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten memang sedang mendorong meningkatnya sektor pariwisata, investasi, serta ekonomi kerakyatan. Ia menilai, sektor pariwisata masih mendominasi PAD yang ada di Gunungkidul. Terkait dengan investasi, Sunaryanta mengungkapkan sedang melakukan rintisan investasi yang dibagi menjadi beberapa klaster yang masih didominasi di wilayah selatan.
“Karena wilayah selatan ini tempat-tempat wisata yang sudah muncul beberapa tahun yang lalu sehingga sarana dan prasarana saat sekarang yang diminati investor masih di wilayah selatan,” ucap Sunaryanta, Senin (17/01/2022).
Merespon naiknya target PAD sektor pariwisata hingga dua kali lipat, Sunaryanta menyampaikan jika industri pariwisata saat ini tidak terlepas dari dinamika kasus covid19 di Gunungkidul. Ketika dinamika kasus membaik, maka geliat ekonomi di sektor pariwisata juga akan membaik. Namun jika terjadi lonjakan kasus, industri pariwisata akan terdampak seperti yang terjadi pada tahun 2021 lalu.
“Ya nanti kita lihat perkembangan covid19 ini seperti apa. Kalau masih seperti sekarang ini saya yakin akan tercapai. Kita lihat situasi ke depannya,” imbuh Sunaryanta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian, menyampaikan, rata-rata tren kunjungan wisatawan yang datang ke Gunungkidul pada hari kerja sebanyak 4.500 wisatawan setiap harinya dan mengumpulkan PAD sekitar Rp 30 juta per hari. Jumlah ini menurut Arif meningkat pesat pada akhir pekan. Pada hari Sabtu, kunjungan mencapai 14 ribu pengunjung dan mengumpulkan PAD sekitar Rp. 106 juta. Jumlah tersebut menaik hingga lebih dari 2 kali lipat pada hari Minggu.
“Kalau rata-rata kunjungan di hari Minggu itu sekitar 32 ribu pengunjung dengan PAD sekitar Rp 246 juta,” ungkapnya.
Jika dihitung dari target PAD sektor pariwisata pada tahun ini sebesar Rp. 27 miliar, maka setidaknya rata-rata setiap harinya PAD sektor pariwisata yang harus terkumpul sebesar Rp. 74 juta.
“Kita tetap jaga optimisme untuk capai target dan semoga covid19 segera berlalu sehingga ekonomi kembali pulih dan trend masyarakat berkunjung ke obyek wisata berangsur-angsur membaik,” pungkasnya.
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa2 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Uncategorized2 hari yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum2 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
