fbpx
Connect with us

Pariwisata

Kawasan Wisata Gunungkidul Diproyeksikan Raup 500 Juta Per Pekan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sebelumnya telah ditentukan sebesar Rp. 27 Miliar pada tahun 2022 atau naik hingga dua kali lipat dari target sebelumnya pada tahun 2021. Meski terhitung besar di tengah situasi pandemi yang masih melanda, namun Pemkab Gunungkidul optimis target ini bisa tercapai. Namun begitu, target ini juga nantinya akan bergantung pada dinamika kasus covid19 yang terjadi.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menyampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten memang sedang mendorong meningkatnya sektor pariwisata, investasi, serta ekonomi kerakyatan. Ia menilai, sektor pariwisata masih mendominasi PAD yang ada di Gunungkidul. Terkait dengan investasi, Sunaryanta mengungkapkan sedang melakukan rintisan investasi yang dibagi menjadi beberapa klaster yang masih didominasi di wilayah selatan.

Berita Lainnya  Terpantau Mangkrak, Rest Area Bunder Bakal Dapat Prioritas Pengembangan

“Karena wilayah selatan ini tempat-tempat wisata yang sudah muncul beberapa tahun yang lalu sehingga sarana dan prasarana saat sekarang yang diminati investor masih di wilayah selatan,” ucap Sunaryanta, Senin (17/01/2022).

Merespon naiknya target PAD sektor pariwisata hingga dua kali lipat, Sunaryanta menyampaikan jika industri pariwisata saat ini tidak terlepas dari dinamika kasus covid19 di Gunungkidul. Ketika dinamika kasus membaik, maka geliat ekonomi di sektor pariwisata juga akan membaik. Namun jika terjadi lonjakan kasus, industri pariwisata akan terdampak seperti yang terjadi pada tahun 2021 lalu.

“Ya nanti kita lihat perkembangan covid19 ini seperti apa. Kalau masih seperti sekarang ini saya yakin akan tercapai. Kita lihat situasi ke depannya,” imbuh Sunaryanta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian, menyampaikan, rata-rata tren kunjungan wisatawan yang datang ke Gunungkidul pada hari kerja sebanyak 4.500 wisatawan setiap harinya dan mengumpulkan PAD sekitar Rp 30 juta per hari. Jumlah ini menurut Arif meningkat pesat pada akhir pekan. Pada hari Sabtu, kunjungan mencapai 14 ribu pengunjung dan mengumpulkan PAD sekitar Rp. 106 juta. Jumlah tersebut menaik hingga lebih dari 2 kali lipat pada hari Minggu.

“Kalau rata-rata kunjungan di hari Minggu itu sekitar 32 ribu pengunjung dengan PAD sekitar Rp 246 juta,” ungkapnya.

Jika dihitung dari target PAD sektor pariwisata pada tahun ini sebesar Rp. 27 miliar, maka setidaknya rata-rata setiap harinya PAD sektor pariwisata yang harus terkumpul sebesar Rp. 74 juta.

Berita Lainnya  Pemerintah Berencana Terapkan Pajak Progresif Untuk Tanah Menganggur, Pemkab Gunungkidul Keberatan

“Kita tetap jaga optimisme untuk capai target dan semoga covid19 segera berlalu sehingga ekonomi kembali pulih dan trend masyarakat berkunjung ke obyek wisata berangsur-angsur membaik,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler