Connect with us

Pemerintahan

Kebijakan Pemerintah Perbolehkan Pengosongan Kolom Agama Pada KTP Tak Berpengaruh di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Keputusan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memperbolehkan pengosongan kolom agama pada proses ppembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) nampaknya belum berdampak di Gunungkidul. Hingga saat ini, masih belum ada satupun warga Gunungkidul yang mengosongkan kolom agama miliknya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gunungkidul, Eko Subiyantoro mengatakan bahwa selama ini masyarakat yang melakukan kepengurusan KTP selalu mencantumkan agama mereka. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa semua warga Gunungkidul mempunyai dan memeluk agama yang ada dan diakui oleh pemerintah.

"Semua kolom diisi, termasuk agama. Ini sekaligus membuktikan bahwa masyarakat di Gunungkidul masih memeluk agama resmi," kata Eko, Kamis (15/02/2018) pagi.

Berita Lainnya  Serapan Anggaran Dinas "Basah" Rendah, Pembangunan di Gunungkidul Tak Maksimal?

Eko menambahkan, keputusan untuk memperbolehkan pengosongan kolom agama ini merupakan bentuk penghormatan negara terhadap hak kebebasan beragama. Di Indonesia sendiri memang masih ada warga masyarakat yang menganut agama selain dari 6 agama yang telah diakui pemerintah. Namun begitu, agama dan keyakinan yang dianut tersebut tidak boleh menyimpang atau sesat.

“Walaupun boleh dikosongkan, tapi agama dan keyakinan penduduk tetap dilakukan pendataan,” ucap dia.

Sementara untuk warga yang menganut 6 agama yang telah diakui, disebutkan Eko tetap wajib mengisi kolom agama dalam KTP.

Lebih lanjut dikatakan Eko, angka kepemilikan e-KTP di Gunungkidul sendiri saat ini sudah jauh melampaui batas nasional. Dari 590.180 warga wajib KTP, sudah ada 564.742 warga yang melakukan rekam administrasi kependudukan.

Berita Lainnya  Dinas Kesehatan: 26% Rumah di Gunungkidul Masih Belum Miliki Jamban Sehat

"Capaian kita sudah 95,69 %, masih akan terus kita genjot semaksimal mungkin," lanjut dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler