Peristiwa
Kembali Terjadi, Sapi Lemusine di Grogol Ditemukan Mati Mendadak
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus kematian sapi kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Yang mengkhawatirkan, kematian sapi secara mendadak tersebut kembali terjadi di Padukuhan Grogol, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Menjadi patut diwaspadai lantaran di kawasan tersebut adalah wilayah terpapar Anthrax lantaran beberapa waktu silam ditemukan hewan ternak yang mati yang setelah dicek, dinyatakan positif Anthrax.
Informasi yang berhasil dihimpun, kematian ternak itu diketahui pada Rabu (19/06/2019) siang kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Sapi jenis lemosin itu diketahui merupakan ternak milik Sarjono warga Padukuhan Grogol RT 4 RW 5, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Satu hari sebelum ditemukan mati, sapi milik Sarjono tersebut terlihat lesu dan tidak mau makan. Kemudian pemilik sapi pun mencari dukun sapi dengan harapan dapat menyembuhkan sapinya itu.
Dari dukun tersebut, Sarjono dianjurkan untuk memberikan sambal bawang. Namun, usai sambal itu diberikan, sapi milik Sarjono tiba-tiba roboh. Hal itu pun belum membuat Sarjono panik, sebab menurut dukun sapinya tidak mngalami sakit yang fatal karena tidak kembung.
Namun selang satu hari setelah kejadian itu, yakni pada Rabu siang, sapi milik Sarjono itu diketahui mati dengan posisi tertidur dengan kaki menjulur lurus. Setelah kejadian tersebut, Sarjono kemudian menghubungi perangkat desa dan kemudian diteruskan kepada Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul serta aparat kepolisian.
Ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, Iptu Pudjijono mengatakan, pihaknya bersama dengan petugas dari intansi terkait lainnya telah melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari meninggalnya sapi tersebut. Adapun kematian sapi secara mendadak ini patut untuk mendapatkan penanganan khusus lantaran kawasan Grogol menjadi kawasan yang terpapar Anthrax.

“Ada dari Dinas Pertanian dan Pngan, UPT Labobarorium (DPP) Puskesmas 2 Karangmojo, Puskeswan Karangmojo Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata Pudji, Kamis (20/06/2019).

Ia beberkan lebih lanjut, kasus kematian sapi tersebut menjadi perhatian sejumlah pihak lantaran sebelumnya pada akhir April 2019 di wilayah tersebut juga ada kematian ternak dengan dugaan terserang antraks. Menurtnya, dari sejumlah pihak terkait mengambil sampel yang ada di kandang untuk kemudian dilakukan uji laboratorium.
“Informasi sapi mati mendadak menjadi berita yang ramai karena pada 30 April 2019 ada sapi mati mendadak terkena bakteri virus Antraks. Setelah ada sapi terjangkit Antrak, semua hewan ternak di Grogol 4 di laksanakan vaksinasi. Selanjutnya dari pihak pemilik sapi akan mengubur bangakai sapi tersebut di sekitar area kandang sesuai petunjuk dari dinas terkait,” terang dia.
Hingga saat ini, pidjar-com-525357.hostingersite.com berusaha melakukan konfirmasi ke DPP Gunungkidul. Namun begitu, Kepala DPP Bambang Wisnu Broto masih belum memberikan keterangan resminya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
