Peristiwa
Merasa Dilecehkan Oknum Guru, Ketua DPRD Gunungkidul Layangkan Surat ke Balai Dikmen
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih melayangkan surat laporan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY atas tindakan oknum seorang guru di SMA Neger 2 Wonosari. Hal tersebut berkaitan dengan perilaku guru yang tidak pantas kepada dirinya.
Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC Partai PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan beberapa hari lalu dia berkomunikasi melalui whatsapp dengan T yang merupakan wali kelas di salah satu SMA Negeri di Wonosari. Saat itu Endah menanyakan perihal tugas anaknya dan pembelajaran daring.
Dari situ T justru terkesan tidak sopan dan genit saat membalas chat dari Endah.
“Yang bersangkutan juga minta dikirimkan foto diri saya dengan alasan agar bisa membayangkan wajah saya,” kata Endah.
Chat wali kelasnya tersebut kemudian ia tanggapi dengan “aduh jangan-jangan bapak salah minum obat ?”. Selain itu T juga mengirimkan posisi keberadaannya atau share alamat rumah ke Endah. Hal itu semakin membuat Endah merasa dilecehkan sebagai kaum perempuan.
Atas tindakan tidak pantas T, Rabu siang tadi Ketua DPRD Gunungkidul itu melayangkan laporan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY. Iaberharap peristiwa itu bisa menjadi masukan bagi Disdikpora DIY dan kemudian ditindak lanjuti. Khususnya untuk mengawasi sikap dan respon guru agar profesional dalam proses pembelajaran di sekolah.
Terpisah, Plt Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Gunungkidul Suhirman mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut.
“Beliau menyampaikan terkait pemberitaan yang beredar sekaligus meminta maaf atas peristiwa yang terjadi,” katanya.
Suhirman pun meminta pihak sekolah menyampaikan permohonan maaf tersebut langsung ke Endah. Termasuk melakukan klarifikasi terhadap oknum guru yang dimaksud.
Disinggung mengenai indikasi pelanggaran kode etik profesi guru, dia mengaku belum bisa menyimpulkan. Namun keterangan pihak sekolah menyebut yang bersangkutan mengakui adanya percakapan itu.
“Akan kami cermati terlebih dahulu kasusnya,” pungkas dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
