Sosial
Kembangkan Lahan Kehutanan, Poktan Tirto Makmur Panen Ratusan Kuintal Jagung Bisi 2
Purwosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meskipun terkenal dengan wilayah yang sering mengalami kesulitan air ketika musim kemarau, potensi sektor pertanian di Gunungkidul dapat dikatakan cukup besar. Dengan luasan lahan yang sangat mencukupi serta masih dominannya profesi petani, jika dikembangkan dengan baik, sektor pertanian Gunungkidul bisa dominan, khususnya di wilayah DIY. Beragam tanaman pangan dihasilkan oleh petani Gunungkidul sehingga tak jarang menjadi lokasi pengembangan berbagai varietas tanaman pangan ataupun palawija.
Seperti halnya pada program pengembangan lumbung mataraman di Gapoktan Tirto Makmur, Padukuhan Bulak Salam, Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari. Gapoktan Tirto Makmur sendiri sukses melakukan panen raya jagung varietas Bisi 2 pada Rabu (02/02/2022) siang kemarin. Para petani melaksanakan penanaman jagung dengan menggunakan metode sabuk gunung.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, menyampaikan, panen jagung sistem sabuk gunung di Gapoktan Tirto Makmur dapat menghasilkan provitas sebanyak 123,4 kuintal pipil kering per hektarenya. Ke depan, Dinas Pertanian Gunungkidul sendiri akan terus melakukan pendampingan agar sektor pertanian di wilayah ini bisa semakin berkembang.
Untuk mengembangkan tanaman jagung di wilayah Gapoktan Tirto Makmur sendiri disebut Rismiyadi sangat memungkinkan dilakukan. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya sumber mata air yang masih dapat dioptimalkan di Kalurahan Giritirto.
“Kalau harganya Rp 4.500 per kilogram untuk pipil kering, dalam satu hektar bisa menghasilkan Rp. 55,5 juta,” ucapnya.
“Di sini juga masih banyak potensi sumber air yang masih bisa dioptimalkan untuk mendukung kegiatan pertanian di Kalurahan Giritirto,” imbuh Rismiyadi.
Ditambahkannya, jika nantinya sumber air bisa dimaksimalkan, produktifitas pertanian akan bisa lebih dimaksimalkan.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengapresiasi petani di Kalurahan Giritirto yang berhasil memanfaatkan lahan kehutanan untuk dimaksimalkan dengan ditanami jagung. Kerja sama semacam ini tentunya harus terus dipupuk guna memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
“Apresiasi yang tinggi kepada petani Giritirto telah berhasil memanfaatkan lahan kehutanan seluas 25 hektar untuk optimalisasi tanaman pangan komoditas jagung,” ujar Bupati.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
