Sosial
Kemenag: Sudah Dikaji MUI, Tarawih di Rumah Tak Akan Kurangi Ketaatan Ibadah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bulan Ramadhan bagi umat Islam tinggal menghitung hari. Namun demikian, bulan Ramadhan pada tahun ini akan terdapat cukup banyak perbedaan. Pandemi Corona yang saat ini tenagh terjadi membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun pemerintah membuat sejumlah aturan untuk bisa dipatuhi dan menjadi pedoman bagi Umat Islam dalam memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya ini.
Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Aidi Johansyah menuturkan, pada masa Ramadhan tahun ini, umat dianjurkan untuk melaksanakan sholat tarawih di rumah. Menurutnya, anjuran ini berasal langsung dari MUI.
“Meski melaksanakan shalat tarawih di rumah, maka tidak akan berkurang ketaatan jamaah dalam beribadah di bulan suci Ramadhan ini. Lantaran memang tengah ada wabah ini,” tegas Aidi, Senin (20/04/2020).
Menurutnya, pemerintah ataupun MUI sejauh ini sudah memutuskan hal ini mendasarkan pada kajian yang mendalam dari berbagai sumber ilmu. Dengan melakukan tindakan seperti ini, semata-mata dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan umat dari terjangkit wabah. Ia berharap, semua pihak tetap melakukan ikhtiar untuk beribadah dan bersama-sama menjaga kesehatan.
“Kami akan membuat surat edaran, kami juga sudah melakukan imbauan kepada masyarakat luas terkait dengan peniadaan sholat tarawih berjamaah di Masjid untuk sementara waktu jika kondisi ini masih berlangsung. Kalau sudah dinyatakan aman, tentu akan langsung ada himbauan lanjutan,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas Wonosari, Andar Jumailan menuturkan, selama Ramadhan ini, Masjid Al Ikhlas Wonosari akan mengikuti anjuran dan imbauan pemerintah untuk tidak melaksanakan shalat tarawih di Masjid secara berjamaah. Selain Shalat Tarawih, lanjut Aidi, pihaknya juga meniadakan kegiatan buka puasa bersama, pengajian umum, tadarrus bersama hingga kajian-kajian Ramadhan.
“Sementara kami tidak menyelenggarakan kegiatan ibadah yang melibatkan masyarakat umum seperti tahun-tahun sebelumnya dilakukan. Kami akan mengikuti kebijakan MUI dan pemerintah daerah sambil melihat perkembangan yang terjadi,” jelasnya.
Peniadaan ini akan segera diumumkan kepada jamaah. Pengumuman dilaksanakan melalui selebaran dan media sosial.
“Termasuk dengan kegiatan buka bersama dan kajian Ramadhan lainnya,” tandasnya.
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa7 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial5 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa3 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan2 hari yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
