fbpx
Connect with us

Peristiwa

Klithih Sadis Beraksi di Logandeng, Bacok dan Rampas HP Pelajar SMK

Diterbitkan

pada tanggal

Playen,(pidjar.com)–Muharom Puji Nugroho (16) warga Padukuhan Nogosari I, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen menjadi korban aksi klithih yang terjadi di Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen pada Sabtu (22/08/2020) dinihari silam. Tak hanya kehilangan handphone, remaja pelajar SMK ini juga harus menderita luka bacok mengangga di bagian perutnya. Muharom sendiri kemudian mendapatkan 38 jahitan tepat di bagian perut kanannya.

Saat ditemui pidjar.com pada Minggu (23/08/2020) siang tadi, pelajar kelas 11 di SMK Muhammadiyah II Playen ini menceritakan, insiden ini berawal saat ia hendak mengantarkan dua orang temannya yang sedang nongkrong di rumahnya ke wilayah Logandeng pada Sabtu tengah malam.

Sesampainya di depan toko Pojok Kalurahan Logandeng sekitar pukul 01.00 WIB, Muharom dan kedua temannya berhenti untuk menumpang wifi gratis dan bermain game. Sekitar pukul 02.20 WIB, tiba-tiba ada mobil berhenti dan menanyakan arah menuju ATM. Lantaran tidak hafal jalan, kemudian salah seorang temannya diminta untuk mengantarkan ke ATM terdekat.

Sepeninggal salah seorang temannya, Nugroho yang duduk berdua di toko tersebut tiba-tiba didatangi oleh empat orang berboncengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario berwarna putih biru dan Honda Beat berwarna biru putih.

“Keempat orang tersebut menanyakan arah ke Yogyakarta. Setelah kami beri petunjuk, keempat orang tersebut langsung pergi ke arah Jogja, tapi sampai depan SMA 2 Playen, mereka muter balik lagi menghampiri kami,” terang Muharom.

“Ada dua pengendara motor itu turun dan meminta untuk meminjam ponsel saya untuk tethering. Awalnya saya ragu dan tak kunjung meminjamkan HP,” ucap dia.

Namun ia kaget bukan kepalang, pemuda yang tak ia kenal tersebut justru mengambil senjata tajam dari balik jaket jeans miliknya. Tanpa basa-basi, senjata itu kemudian diayunkan ke arahnya.

Tebasan senjata yang mengenai bagian perut ini langsung membuat Muharom jatuh tersungkur bersimbah darah. Para pelaku lalu mengambil handphone miliknya dan melarikan diri.

“Usai membacok dan mengambil HP saya, mereka langsung melarikan diri,” paparnya.

Dalam kondisi kritis ini, temannya dan orang yang meminta antar ke ATM kembali ke lokasi. Oleh rekan dan orang itu, korban lantas dilarikan ke RS Nur Rohmah Playen.

“Orang yang menyerang saya ada 4, pakai masker semua. Tiga orang pakai jaket hoody dan 1 pakai jaket jeans. Ndak tahu hanya HP yang diambil, padahal motor saya di dekat situ dan kuncinya masih tertancap,” beber dia.

Ia memastikan tidak mengenali perampok sadis yang melukainya ini. Ia menduga bahwa para pelaku tersebut adalah orang yang tidak menyukainya lantaran hanya HP yang diambil. Ketika disinggung mengenai ciri-ciri spesifik dari pelaku, Muharom mengaku tak terlalu mengingat. Hal ini lantaran para pelaku menggunakan masker.

Terpisah, Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi membenarkan perihal adanya aksi klithih yang terjadi di wilayahnya. Berkaitan dengan penanganan, kasus ini ditangani oleh Satreskrim Polres Gunungkidul. Berdasarkan informasi terakhir yang diterimanya, sudah ada satu orang pelaku yang berhasil diamankan.

“Untuk lebih jelas tanya langsung ke pihak Polres Gunungkidul saja,” tutup AKP Hajar.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler