Connect with us

Sosial

Faktor Ekonomi dan Sosial, Gunungkidul Tak Siap Berlakukan PSBB

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wacana untuk memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai bermunculan. Di berbagai kota, kebijakan yang membatasi mobilitas masyarakat ini telah dilakukan oleh kota ataupun provinsi lain di wilayah Pulau Jawa yang memiliki kasus transmisi lokal Covid-19. Namun begitu, meski ada dugaan kasus di Gunungkidul yakni dua pasien trakhir asal Kecamatan Wonosari, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul nampaknya masih belum akan memberlakukan PSBB. Pemerintah Kabupaten dinilai belum siap dalam pelaksanaan di lapangan jika kebijakan ini diberlakukan.

Wakil Bupati Gunungkidul sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Gunungkidul, Immawan Wahyudi berpendapat bahwa Gunungkidul belum siap melaksanakan PSBB. Menurut Immawan, ada beberapa alasan yang mendasari pendapat tersebut. Alasan pertama adalah dari sudut pandang kepentingan ekonomi.

Berita Lainnya  Buruknya Kualitas Jalan Anyar Milik Warga Buyutan, Rekanan Diduga Hanya Gunakan Aspal Limbah

“Masih banyak masyarakat Gunungkidul yang harus keluar rumah untuk mencari nafkah menghidupi keluarga mereka. Wilayah Gunungkidul yang masuk daerah termiskin di DIY menuntut warga untuk tetap mencari penghasilan,” kata Immawan, Kamis (23/04/2020).

Selain itu, Gunungkidul juga masih banyak masyarakat yang berstatus penglaju. Setiap hari ribuan orang pulang pergi Gunungkidul-Kota Yogyakarta untuk mencari nafkah.

“Selain perantau kita juga punya penglaju, ya karena tuntutan perut,” tutur Immawan.

Kemudian dari sudut pandang sosial masyarakat pedesaan baik yang basisnya perdagangan, pertanian maupun profesi lainnya. Rasa sosial warga kabupaten Gunungkidul cukup tinggi dari hal-hal sepele hingga hal yang cukup berat sekalipun.

“Semangat kegotongroyongan untuk memikul beban yang berat sudah terpupuk dengan baik sejak puluhan tahun yang lalu. Sudah jadi budaya,” kata dia.

Warga akan dengan sukarela membantu kerepotan warga yang lain karena jiwa sosial mereka yang masih sangat tinggi. Hal inilah yang cukup sulit ditemukan di kota-kota besar bahkan di kota lain di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berita Lainnya  Konflik di Sumberwungu Makin Panas, Perangkat Desa Yang Dituduh Selingkuh Tolak Lengser

“Persaudaraan kita ini sangat kuat. Bahkan di perantauanpun juga demikian,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, alasan ketiga yang paling mendasar adalah dari kecukupan anggaran untuk memback up bantuan jaring pengaman sosial. Di mana Gunungkidul hanya memiliki Anggaran Pendapatan Pelanja Daerah (APBD) yang hanya cukup kecil dibandingkan dengan daerah tingkat 2 lain di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terlebih tahun ini ini pihaknya memperkirakan akan kehilangan Pendapatan asli daerah sebesar Rp 24 miliar hingga triwulan ke-2. Meskipun telah melakukan redesain anggaran sebanyak 3 kali untuk keperluan penanganan wabah Corona ini, namun untuk membackup jaring pengaman sosial memang tidak mampu

“Itu pendapat subyektif saya. Tapi jika Ibu Bupati berkenan untuk menerapkan PSBB saya ya sami’na wa atho’na,” ujarnya.

Menurut Immawan PSBB memang belum perlu diberlakukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya di Gunungkidul. Karena apa yang sedang diterapkan saat ini masih cukup efektif mengatasi pandemi Covid 19.

Berita Lainnya  RSUD Wonosari Dilaporkan Mantan Dokternya ke Kejati DIY

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler