Kriminal
Komplotan Maling Kayu Digerebek Petugas, 1 Tertangkap, 2 Buron
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi pencurian kayu di hutan milik negara kembali terjadi di hutan negara Kecamatan Paliyan. Pada Minggu (11/02/2018) petang kemarin, petugas memergoki 3 orang pencuri yang tengah mengangkut kayu hasil jarahan mereka. Satu orang pelaku berhasil ditangkap petugas sedangkan dua lainnya berhasil melarikan diri dan hingga saat ini masih buron.
Informasi yang berhasil dihimpun, terbongkarnya aksi pencurian bermula dari kegiatan patroli rutin yang dilakukan oleh Kepala BDH Paliyan, Sugimin bersama dua petugas Basuki dan Suyoto. Sekitar pukul 17.00 WIB, sesampainya di petak 128, Rumah Pemangku Hutan (RPH) Grogol, petugas mengamati gerak gerik aneh dilakukan oleh tiga orang warga.
Petugas pun melakukan pengintaian kepada ketiga orang tersebut. Dalam pengintaiannya, petugas melihat tiga orang tersebut sedang mengupas kulit kayu. Setelah terkupas, kayu tersebut lantas ditebang dan dipotong menjadi 2 bagian.
Kecurigaan petugas semakin mengarah ketika ketiga orang tersebut menggotong kayu keluar dari wilayah hutan. Tak mau kehilangan jejak, petugas kemudian terus membuntuti para pelaku tersebut yang tak merasa aksinya telah diendus oleh aparat. Saat meyakini bahwa komplotan itu tengah melakukan aksi pencurian, penyergapan lantas dilakukan. Keterbatasan personel yang ada membuat petugas hanya berhasil mengamankan 1 orang pelaku. Dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri setelah membuang kayu yang sebelumnya dicuri.
"Petugas kehutanan berhasil menangkap Was, warga Desa Banyusoca, Kecamatan Playen. Sedangkan dua lainnya berhasil lari," kata Kapolsek Paliyan, AKP Catur Widodo, Senin (12/02/2018) siang.
Ditambahkan Kapolsek, dari tangan pelaku, petugas kehutanan berhasil mengamankan barang bukti berupa potongan kayu jati dan gergaji. Was lalu dibawa ke Mapolsek Paliyan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan yang telah dilakukan, Was mengakui telah melakukan pencurian. Menurut Kapolsek, hingga saat ini pihaknya masih terus memeriksa Was guna mendalami jaringan-jaringan yang biasa menjarah kayu di hutan negara yang selama ini meresahkan petugas setempat.
"Pelaku yang melarikan diri identitasnya telah kami kantongi dan saat ini masih terus diburu anggota," pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized7 hari yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
