Kriminal
Edarkan Pil Koplo ke Kalangan Remaja Tanggung, Pemuda Asal Kepek Dibekuk Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang pemuda bandar pil koplo, NAM (22) warga Padukuhan Trimulyo, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari berhasil dibekuk polisi. Ironisnya, dalam aksinya, NAM selama ini mengincar kalangan para remaja Gunungkidul. Bersama dengan pelaku, polisi menyita puluhan butir pil jenis trihexypenidyl bersama sejumlah uang yang diduga merupakan hasil penjualan.
Kasat Resnarkoba, AKP Tri Wibowo mengatakan, penangkapan kali ini bermula ketika pada Kamis (19/04/2018) malam lalu, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat perihal adanya pesta pil koplo di wilayah Karangasem, Kecamatan Paliyan. Mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan petugas guna melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 22.30 WIB, tim opsnal Satresnarkoba Polres Gunungkidul mengamankan 4 remaja tanggung yaitu Ri (16), DBP (18), AFR (19), dan AS (17) keempatnya warga Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan.
“Mereka kita amankan dalam kondisi mabuk,” kata Tri, Minggu (22/04/2018) siang.
Keempat remaja tersebut kemudian diperiksa di Mapolres Gunungkidul. Dari keempatnya, didapat keterangan bahwa pil tersebut didapatkan dari seseorang benama NAM. Perburuan kemudian dilanjutkan dengan mengobok-obok wilayah Desa Kepek untuk mencari keberadaan NAM. Berselang beberapa waktu kemudian, pada Jumat (20/04/2018) dinihari, NAM akhirnya berhasil dibekuk tak jauh dari rumahnya.
Penangkapan tersebut lantas diikuti dengan penggeledahan di rumah NAM. Pemuda tersebut akhirnya tak lagi bisa mengelak setelah polisi menemukan 12 butir pil trihexypenidyl yang disembunyikan di dalam kamarnya. Turut pula disita uang tunai sejumlah Rp80.000 rupiah dari pelaku.
“Uang tersebut merupakan uang hasil penjualan pil koplo,” imbuh Tri.
Menurut Tri, hingga saat ini, kepada NAM pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan intensif. Hal ini dilakukan guna mengetahui jaringan yang dimiliki tersangka termasuk dari mana pil tersebut berasal maupun kepada siapa saja pil itu diedarkan.
Kepada NAM sendiri akan dijerat dengan pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) dan/atau Pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UURI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
