Sosial
Kondisi Dinilai Kondusif, Warga Plumbungan Tetap Laksanakan Sholat Ied Berjamaah
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah melalui Menteri Agama dan juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan himbauan untuk tidak menyelenggarakan sholat Idul Fitri di masjid ataupun lapangan di tengah pandemi corona yang sekarang tengah terjadi. Namun demikian, sejumlah titik nampaknya masih berencana akan menyelenggarakan sholat Idul Fitri. Salah satunya yang direncanakan oleh takmir Masjid Al Ikhlas yang berada di Kampung Emas Plumbungan, Desa Putat, Kecamatan Patuk.
ketua Takmir Masjid di plumbungan, Tugiran pihaknya mendapatkan informasi, dimana . Namun begitu, kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa persyaratan dan tetap menerapkan protokoler kesehatan. Menurut Tugiran, kebijakan ini diambil mengingat Plumbungan dalam kondisi masyarakat yang kondusif.
“Plumbungan dalam kategori zona hijau dan kesadaran masyarakat yang baik dalam menerapkan prosedur penanganan pandemi covid 19. Sehingga kemudian kami berani untuk menggelar sholat Ied,” kata Tugiram, Kamis (21/5/2020).
Sholat Ied berjamaah sendiri rencanaya akan dilaksanakan di Masjid maupun sejumlah titik di Padukuhan Plumbungan. Untuk mengurangi jumlah jamaah agar tidak berdesakan, maka akan dipecah di 4 tempat. Panitia telah menentukan 4 tempat pelaksanaan di mana tempat tersebut telah dilakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi dan juga disediakan alat cuci tangan.
Jamaah akan dibagi di beberapa tempat masing-masing di Balai Padukuhan untuk jamaah dari RT 16 dan RT 17 dengan imam dan khotib warga kedua RT tersebut. Kemudian di Masjid Al ikhlas dengan jamaah RT 14 dan bagian utara dengan imam salah satu marbot masjid tersebut.

“Yang lain ada di rumah kampung Emas dengan jamaah RT 14 bagian selatan. Dan aula TK Negeri Patuk dengan jamaah warga RT 15,” tambahnya.
Takmir masjid juga telah menetapkan prosedur yang harus dipenuhi oleh jamaah yang akan mengikuti sholat ied. Mulai dari jamaah wajib menggunakan masker, bersedia mengikuti aturan jarak dalam membuat shof yang diawasi panitia. Jamaah juga dilarang berjabat tangan saat bermaafan, apalagi berpelukan sebagaimana yang dilakukan seperti kondisi biasa. Sementara untuk khotbah Idul Fitri akan diberikan oleh panitia.
Sementara untuk peserta dari luar dusun Plumbungan maupun dari jauh yang belum memenuhi prosedur karantina tidak diijinkan ikut pelaksanaan dalam area yang ditentukan dan berada dalam jarak yg ditentukan panitia. Panitia juga telah menyediakan hand sanitizer, sehingga jamaah sebelum masuk ke area sholat wajib menggunakannya.
“Setelah sholat dan khotbah selesai maka langsung akan kami bubarkan,” tukasnya.
Salah seorang warga Plumbungan, Linangkung mengatakan dirinya telah mendapatkan edaran mengenai diadakannya sholat ied tersebut.
“Ya ada edaran itu,”kata dia.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari, Andar Jumaelan menuturkan, sesuai dengan anjuran Kemenag dan MUI serta para ulama, maka pihaknya untuk tahun ini tidak menyelenggarakan Sholat Ied di Masjid tersebut. Tak hanya masjid, pelaksanaan sholat ied berjamaah di Alun-alun Pemda juga ditiadakan. Kebijakan ini diambil juga untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
“Kita himbau jamaah sholat ied di rumah masing-masing saja,” ujarnya.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
