Connect with us

Sosial

Kebijakan Beri Izin Buka Heha Sky View Lukai Hati Pedagang Pantai Selatan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Diterbitkannya izin untuk kembalinya Heha Sky View yang terletak di Kecamatan Patuk mendapatkan kecaman keras dari para pelaku wisata lain. Kebijakan Pemkab Gunungkidul ini dianggap sebagai kebijakan yang pilih kasih. Hal ini tentunya melukai hati para pedagang di pesisir Pantai Selatan. Di tengah pandemi ini, wisata pantai memang ditutup oleh pemerintah sejak akhir Maret lalu sehingga nafkah para pedagang pun ikut tertutup.

Seperti yang diketahui, wisata sejauh ini menjadi tambang utama pendapatan asli daerah Gunungkidul. Dari lokasi wisata itu pula, puluhan ribu masyarakat Gunungkidul mengais rejeki.

Salah seorang pedagang makanan di Pantai Kukup, Muji mengaku sangat kecewa dengan kebijakan Pemkab Gunungkidul yang menerbitkan izin dibukanya Heha Sky View. Menurutnya, restoran mewah tersebut belakangan ini viral ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Sebuah hal yang tak didapatkan oleh para pedagang kecil seperti dirinya yang sama-sama mengais rezeki dari dunia pariwisata.

Berita Lainnya  Duo Orang Korban Meninggal Dunia di Jalanan Gunungkidul Selama Momen Libur Lebaran

“Saya mumet dewe sama keputusan pemerintah, tidak welas asih sama pedagang kecil seperti kami ini. Yang besar justru yang diistimewakan,” ucap Muji saat diwawancarai pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (21/05/2020) pagi.

Sejauh ini, Muji mengaku, pihaknya tidak mempermasalahkan keputusan pemerintah untuk menutup pariwisata di pantai selatan. Meski hal ini tentu saja membuatnya kehilangan nafkah. Selama penutupan ini pula tidak ada sedikitpun perhatian dari Pemkab Gunungkidul terhadap para pengusaha kecil di pinggiran pantai. Padahal, ekonomi rekan-rekannya lumpuh total.

“Ya kami ini semua punya keluarga, tidak semua dapat bantuan. Bisa dibayangkan dua bulan terakhir ini bagaimana ekonomi kami,” ungkap dia.

Di sisi lain, dibuka kembalinya Heha Sky View ini sama saja mengabaikan pedagang kecil. Sebagai rakyat yang mengaku mematuhi imbauan pemerintah, ia mengaku bingung.

Berita Lainnya  Waspada, Ubur-ubur Beracun Mulai Serang Pantai Selatan Gunungkidul

“Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang melarang berkerumun serta mengampanyekan untuk beli makanan dibungkus dimakan di rumah. Lha ini resto mewah yang memberikan suguhan pemandangan kok diistimewakan dengan diberikan izin buka, judek saya,” tukas dia kesal.

Di tengah pandemi yang tidak tahu kapan berhenti ini, Muji tak berharap banyak. Ia hanya ingin tidak diabaikan oleh pemerintah.

“Wisata lumpuh, ekonomi kami ini juga lumpuh, sebetulnya tidak berharap banyak paling gak dikaruhke sama pemerintah, lha ini tidak sama sekali,” kata Muji.

Dikatakan Muji, sejauh ini para pedagang di pesisir pantai selatan tengah tersebar informasi yang simpang siur. Hal tersebut mempengaruhi mental pedagang.

“Ya kami pasti bingung sama keputusan pemerintah, misal kwasan pantai dibuka lagi apa yang perlu kami lakukan, kan gak jelas makanya kami butuh para penggede itu sopo aruh sama pedagang di sini, paling gak biar mental kami tatag,” ujar dia.

Terpisah, salah satu pedagang dan persewaan tikar di Pantai Ngrenehan, Tugi juga tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan pemerintah. Dengan dibukanya Heha Sky View ia merasa pemerintah pilih kasih.

Berita Lainnya  Dua Kawasan Ditetapkan Zona Merah Anthraks, Warga Sementara Dilarang Jual Ternaknya

“Giliran resto yang mewah dipikirkan, lha nasib pengusaha kecil pantai selatan mbok ya juga dipikirkan,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler