fbpx
Connect with us

Pendidikan

Langganan Bencana, Belasan Sekolah Ini Dapat Perhatian Khusus Dari Pemerintah

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Sebagai langkah penanggulangan bencana banjir yang dimungkinkan terjadi pada musim penghujan mendatang, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan melakukan rehabilitasi hingga langkah relokasi terhadap sejumlah sekolah. Langkah ini ditempuh lantaran sekolah-sekolah tersebut, menjadi langganan banjir yang tentunya mengganggu proses belajar mengajar para siswa. Ada belasan sekolah baik di tingkat SMP maupun SD yang mendapatkan perhatian terkait hal ini.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama, Kisworo mengatakan, dalam rangka antisipasi banjir ini, pihaknya tengah merencanakan untuk merelokasi satu sekolah. SMP tersebut adalah SMP N 3 Saptosari. Relokasi di sekolah ini sendiri cukup penting dan menjadi alternatif solusi utama lantaran pada beberapa tahun terakhir, sekolah ini selalu terendam genangan air. Aktifitas belajar mengajar pun sempat terbengkalai, bahkan beberapa berkas penting juga terbawa arus air hingga mengalami hilang ataupun rusak.

Berita Lainnya  UNBK SMP, 2 Siswa Harus Jalani Ujian Susulan

“Ada bantuan anggaran yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana,” kata Kisworo, Kamis (07/11/2019).

Kendati demikian dilanjurkan Kisworo, untuk relokasi sendiri nampaknya baru akan dilakukan pada tahun 2020 mendatang. Pihaknya masih melakukan kajian perencanaan berkaitan dengan titik yang akan dibangun gedung dan bangunan lama yang masih dimanfaatkan.

“Gambaran awal direlokasi di seberang bangunan lama, untuk dimanfaatkan jadi apa belum ada bahasan lanjutan. Tentunya sementara akan menjadi aset terlebih dahulu sembari berjalan programnya,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Sumarto menambahkan, sekolah yang tahun 2019 ini mulai dilakukan perbaikan dan pembangunan lantaran letaknya yang rawan banjir yakni di SD Galungan, Tileng II, Girisubo; SD Gunungkunir 1, Semanu; SD Puleireng, Kropak, Sumberwungu II, Tepus; SD Gombang II, SD Nongkosepet di Ponjong; SD Bulurejo, Semin; SD Serut, Gedangsari; SD Paliyan IV, Paliyan dan 2 SD di Kecamatan Rongkop.

Berita Lainnya  Mulai Dibangun Oktober 2019 Ini, Begini Wujud Gedung Anyar UGK

“Kita lakukan perbaikan baik gedung, pembangunan drainase dan talud sebagai antisipasi terjadinya longsor dan banjir saat cuaca tidak menentu. Kalau untuk Sekolah Dasar sendiri tidak ada yang direlokasi, semua masih dalam proses perbaikan,” kata Sumarto.

Dari sekolah-sekolah yang masuk dalam daftar ini disebutkan Sumarto telah dilakukan pembangunan fisik. Dengan demikian pada musim penghujan mendatang, diharapkan tingkat kerawanan sekolah terhadap terjadinya bencana dapat diminimalisir dengan program yang digagas oleh pemerintah.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler