Pendidikan
Rencana Tes Swab Untuk Kalangsan Siswa SMP dan SD, Dinas Minta Orang Tua Tak Panik
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu terakhir ini, tes acak covid19 bagi ribuan siswa ataupun guru di lingkungan SMA ataupun SMK dilakukan oleh Dinas Kesehatan Gunungkidul. Tes swab acak ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya penularan covid19 di lingkungan sekolah. Dari hasil tes yang telah dilaksanakan, puluhan siswa dilaporkan terpapar covid19. Tes serupa sendiri direncanakan akan dilaksanakan untuk kalangan siswa maupun guru di lingkungan SMP. Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menekankan pendekatan melalui orangtua agar tak menjadi ketakutan tersendiri dalam pelaksanaannya.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdikpora Gunungkidul, Kisworo, mengungkapkan jika untuk pelaksanaan tes acak di satuan pendidikan di bawah Disdikpora Gunungkidul masih belum dilakukan. Pihaknya masih menunggu langkah pelaksanaan dari Dinas Kesehatan. Meskipun demikian, tes acak covid19 siswa di tingkat SMA dan SMK yang sudah dilakukan sebelumnya menjadi pedoman evaluasi pihaknya dalam penanganan.
Berangkat dari hal tersebut, ia menyampaikan jika pihaknya telah meminta sekolah untuk melakukan pendekatan terhadap orangtua agar kebijakan tersebut tidak menjadi ketakutan bagi pelajar. Menurutnya, tes acak di lingkungan memang perlu dilakukan dalam pencegahan covid19 di sekolah.
“Kita bisa melalui pendekatan orang tua, ke sekolah, nanti sekolah sampaikan manfaatnya. Supaya bisa mengambil sikap untuk mencegah covid19 itu seperti apa,” ucapnya, Senin (06/12/2021).
Menurutnya, dengan adanya data yang otentik ini, nantinya dapat digunakan sebagai pertimbangan melanjutkan pembelajaran tatap muka. Selain itu, untuk meminimalisir berkurangnya pemahaman siswa terhadap pembelajaran akibat pandemi seperti sekarang, khususnya pada pembelajaran jarak jauh, ia menekankan pada pembelajaran yang produktif.

“Kalau Learning Loss jelas, karena tidak seefektif pembelajaran tatap muka. Bisanya kami hanya meminimalisir, kemudian pembelajaran yang produktif artinya yang esensial saja yang bisa membekali siswa,” sambung Kisworo.
Lebih lanjut, Kisworo menambahkan, yang perlu diperhatikan saat ini ialah ketahanan pendidikan di Gunungkidul. Dengan kondisi yang masih pandemi dan masih adanya potensi gelombang ketiga, tentunya dapat berpengaruh pada jalannya pembelajaran seperti dulu lagi. Menurutnya, guru, siswa, ataupun orangtua, harus sudah siap dengan perubahan-perubahan baru saat masa pandemi seperti sekarang dan guru dapat merencanakan pembelajaran dengan terukur.
“Dalam situasi pandemi seperti ini bukan hanya ketahanan fisik, SDM guru dan sebagainya itu juga ketahanan pendidikan. Jadi ketahanan pendidikan itu guru kompeten dalam Learning Management System, perencanaan guru ketika daring itu harus sudah siap. Maka kalau ada gelombang ketiga itu sudah biasa, nah itu yang harus diperhatikan untuk ketahanan pendidikan,” tutup dia.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
