fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Langganan Tersapu Banjir, Kedungwanglu Diusulkan Dibangun Jembatan

Diterbitkan

pada

BDG

Playen,(pidjar.com)– Hujan deras dengan durasi lama sering kali mengakibatkan debit aliran sungai atau kali Oya meningkat. Crossway yang berada di Padukuhan Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen pun sering banjir bahkan tidak terlihat dan tidak bisa dilalui. Padahal crossway ini merupakan akses jalan satu-satunya untuk warga setempat, tak jarang mereka harus berhadapan dengan bahaya bila nekat melalui crossway yang terbanjiri air ini. Dengan berbagai pertimbangan dan kondisi yang setiap kali hujan masyarakat harus berhadapan dengan bahaya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai mengusulkan pembangunan jembatan permanen sebagai solusi untuk warga Kedungwanglu.

Seperti yang terjadi beberapa hari terakhir, hujan yang turun intensitasnya deras dan durasinya pun sangat lama sehingga mengakibatkan aliran sungai Oya mengalami peningkatan. Di jalur utama ini pun juga banjir, aliran airnya begitu deras. Saat hujan reda alirannya mulai sedikit normal namun begitu hujan mulai turun alirannya kembali deras dan crossway ini pun kembali terbanjiri serta tidak nampak.

Berita Lainnya  Target Akhir Pekan Rampung, BLT Pemkab Senilai 10,4 Miliar Mulai Disalurkan

Padahal jalan ini merupakan akses utama masyarakat setempat baik perekonomian maupun pendidikan. Tak jarang warga harus bertaruh nyawa berhadapan dengan bahaya saat nekat melintas crossway yang terbanjiri air tersebut. Warga dan guru pun sering kali standby untuk membantu para pelajar agar bisa melintas di jalan tersebut memastikan aman dan tidak terbawa arus.

Kondisi semacam ini tidak hanya terjadi sekali dua kali melainkan setiap hujan masyarakat harus menghadapi kondisi demikian. Bahkan saat badai cempaka tahun 2017 lalu, daerah ini merupakan daerah yang terisolir. Dengan berbagai pertimbangan keselamatan warga dan pelayanan yang maksimal, tim dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul beberapa waktu melakukan survei lokasi.

Adapun pemerintah mengusulkan untuk pembangunan jembatan permanen sebagai solusi pemecah permasalahan yang terus berulang dan memberikan keamanan serta jaminan keselamatan bagi warga Kedungwanglu. Sehingga dalam kondisi apapun masyarakat tetap bisa bermobilitas.

Berita Lainnya  Data Penerima Bantuan Covid19 Tak Tepat, Kades Temukan Ada PNS Yang Terdaftar

“Upayana kami usulkan pembangunan jembatan permanen yang baru dengan anggaran dari Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta,” ucap Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, Jumat (17/02/2023).

Ia menjelaskan, terkait dengan pembangunan jembatan di Padukuhan Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoco ini akan dimasukkan pada program prioritas tahun 2024 mendatang. Sebab jika diusulkan maupun dilakukan pada tahun ini tidak memungkinkan karena sejumlah program telah diusulkan tahun lalu dan tahun ini hanya tinggal menunggu realisasi.

Ada dua opsi yang masih akan dibahas bersama yakni pembuatan jembatan dengan panjang 40 meter dan lebar 7 meter yang membutuhkan anggaran kurang lebih 6 miliar atau opsi kedua yakni pembuatan jalan baru dengan panjang 500 meter yang membutuhkan anggaran 2 sampai 3 miliar rupiah.

Berita Lainnya  Satu Keluarga Terkena BTA TBC Positif, 5 Keluarga di Sekitar Terancam

Dari 2 opsi ini masih perlu dilakukan pembahasan bersama dengan OPD dan instansi terkait lantaran adanya kekurangan serta kelebihan masing-masing. Namun demikian pemerintah berkomitmen untuk memecahkan permasalahan yang ada di daerah tersebut.

“Masih akan dilakukan pembahasan dan koordinasi bersama,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler