Peristiwa
Larangan Mudik Diberlakukan, Perantau Masuk Gunungkidul Terus Bertambah?
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua hari setelah pemerintah memberlakukan larangan mudik saat ini justru terjadi lonjakan para perantau yang masuk ke kabupaten Gunungkidul terjadi. Sampai dengan Sabtu (25/4/2020) sore kemarin, pemerintah kabupaten Gunungkidul mencatat ada 10.884 orang perantau yang telah kembali ke wilayah Gunungkidul. Tidak menutup kemungkinan jumlah ini masih akan bertambah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengungkapkan jika dibandingkan dengan dua hari sebelumnya, lonjakan pemudik yang masuk ke Gunungkidul perharinya naik tajam. Pasalnya pada hari Kamis kemarin Pemerintah kabupaten Gunungkidul hanya mencatat pemudik sebesar 10.343 orang. Akan tetapi, pasca diberlakukannya larangan mudik justru melonjak drastis.
“Pemudik yang tercatat dominan dari DKI Jakarta,” ungkap Kelik, Sabtu sore saat dikonfirmasi.
Data yang ada sejak akhir Maret 2020 hingga Sabtu sore ini, setidaknya ada 2.587 orang yang mudik dari DKI Jakarta. Sementara yang berasal dari Jawa Barat ada 1.811 orang, Jawa Tengah ada 1.801 orang Jawa Timur ada 497 orang dan dari Kabupaten lain di DIY ada 2.522 orang. Kemudian untuk yang dari luar Jawa yakni srbanyak 623 orang, dan yang dari luar negeri sebanyak 108 jiwa.
Lebih lanjut ia mengunglapkan, memang sejak pemerintah memutuskan untuk melarang mudik di detik-detik terakhir ternyata mengakibatkan peningkatan jumlah perantau yang kembali ke wilayah Gunungkidul. Dalam dua hari terakhir pihaknya mencatat setidaknya ada sekitar 500 an perantau pulang ke Bumi Handayani.

Menyikapi kondisi lonjakan pemudik, Polres Gunungkidul langsung membuat posko penyekatan untuk antisipasi pemudik. Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pendatang dengan plat luar daerah serta bukan warga Gunungkidul akan dipaksa putar balik.
Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Nur Widiastuti mengatakan, tujuh posko penyekatan ini masing-masing berada di wilayah Kecamatan Patuk, Playen, Panggang, Rongkop, Bedoyo Ponjong, Blutak Semin serta pertigaan Ngawen. Untuk mendukung posko tersebut sebanyak 445 personel polisi disiapkan untuk melakukan pengaman.
“Ada sinergi kegiatan ini kita lakukan bersama TNI dengan 42 personel l, Pol PP 42 personel, kemudian Dinas Perhubungan 21 personel serta Dinas Kesehatan 21 personel,” kata Enny.
Ia menjelaskan, di pos tersebut semua kendaraan luar kota akan dilakukan pengecekan kemudian akan dilakukan langkah persuasif untuk kembali ke daerah asal mereka. Untuk warga Gunungkidul dengan alat luar bisa, dengan melakukan pengecekan identitas KTP. Selain 7 posko tersebut, sejumlah jalur alternatif yang disinyalir bisa dilalui pun juga dilakukan pemantauan oleh pihak kepolisian.
“Kalau yang luar tidak boleh masuk,” paparnya.
Meski menerapkan langkah persuasif, pihaknya akan meminta mereka untuk putar balik ke daerah asal. Kegiatan ini dilakukan mulai Sabtu kemarin. Di mana mereka tidak boleh masuk ke Gunungkidul. Sementara untuk penjagaan ini akan dilakukan selama 24 jam.
Pihaknya berharap masyarakat bisa memahami sehingga bisa menyampaikan kepada keluarga di luar daerah untuk tidak mudik terlebih dahulu. Ini demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19
-
Uncategorized7 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized4 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Pendidikan4 minggu yang laluHari Pertama Jalur Afirmasi SMA N 1 dan SMA N 2 Wonosari Langsung Penuh, Wali Murid : Banyak Orang Mampu Tempuh Jalur Ini
