Connect with us

Sosial

Lesunya Penjualan Hewan Kurban Tahun Ini, Pedagang Sampai Tak Berani Perbanyak Stok

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menjelang hari raya Idul biasanya menjadi panen rezeki bagi para pedagang ternak. Lonjakan permintaan di tengah harga yang tinggi membuat para pedagang tersebut meraup untung besar pada momen ini. Namun, hal sebaliknya terjadi pada momen Idul Adha di masa pandemi ini. Mendekati Idul Adha yang juga bersamaan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat intensitas transaksi para pedagang ternak di Gunungkidul sangat lesu.

Bahkan sejumlah pedagang menyebut bahwa Idul Adha kali ini adalah rekor penjualan terendah yang mereka alami. Tak jarang, pada pedagang hewan kurban tersebut tak berani menyetok berlebih dagangannya untuk menghindari resiko tak terjual sehingga menuai kerugian.

Berita Lainnya  Tiga Anak Alami Kelainan Alat Kelamin, IKG Bakmi Jawa Gelar Sunatan Massal Susulan

Seperti diungkapkan oleh Mbah Sabar, seorang blantik kambing dari Kalurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari. Hingga saat ini, kurang dari seminggu jelang Idul Adha, penjualan ternak belum seperti yang diharapkan. Penjualan tahun ini jauh lebih sepi dibanding tahun sebelumnya.

“Padahal lebaran kurban sudah dekat, tapi tidak tahu kenapa malah sepi penjualannya,” ucapnya pada wartawan, Kamis (15/07/2021).

Hingga beberapa waktu lalu, belum ada kenaikan penjualan maupun kenaikan harga yang signifikan terhadap jualannya. Minimnya kenaikan harga ini dikarenakan sepinya permintaan sehingga pedagang enggan untuk menaikkan harga hewan kurban yang dijualnya.

Keadaan serupa turut dialami oleh Yitno, pedagang hewan kurban asal Kapanewon Panggang. Yitno yang sudah puluhan tahun berprofesi sebagai pedagang sapi dan kambing ini bahkan mengaku enggan untuk menyetok hewan kurban lantaran kondisi pasar yang tidak stabil. Biasanya, Yitno mengirimkan hewan khusus sapi ke wilayah Jabodetabek. Namun pada tahun ini, jumlah yang dikirimkan jauh lebih sedikit daripada tahun-tahun sebelumnya. Selain menyasar pasar luar daerah, hewan kurban dagangannya tak jarang dibeli dari peternak yang ada di Panggang dan Saptosari.

Berita Lainnya  Seluruh Wilayah di Gunungkidul Sudah Teraliri Listrik

“Saya tidak berani menyetok banyak, takut nanti kalau rugi. Kalau sapi di luar daerah sudah habis, maka baru dikirim lagi,” terang Yitno.

Lain lagi dengan yang dilakukan oleh Sunyoto, pedagang sapi warga Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang. Di tengah pemberlakuan aturan pembatasan kegiatan masyarakat oleh pemerintah ini, ia memilih memanfaatkan media sosial. Ia menggunakan Facebook serta Whatsaap untuk menawarkan hewan kurban yang dijualnya. Namun dalam pembeliannya, ia tetap mensyaratkan pertemuan fisik guna mengetahui kondisi hewan yang dijualnya secara langsung.

“Misalnya ketika calon pembeli sudah suka dan merasa cocok tetap saya minta untuk melihat (hewan kurban) secara langsung. Agar mengetahui kondisi sapinya langsung,” jelasnya.

Hingga saat ini, Sunyoto dapat menjual sebanyak 16 ekor sapi melalui penawarannya lewat cara online. Adapun kebanyakan pembeli berasal dari luar Gunungkidul. (Roni)

Berita Lainnya  Program Mudik Gratis Dianggap Merugikan Pengusaha Bus Lokal

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler