fbpx
Connect with us

Info Ringan

Lima Tips Mencegah Dinding Tidak Lembab Dan Berjamur

Diterbitkan

pada

BDG

Jogja,(pidjar.com)–Dinding lembab dan berjamur bisa diakibatkan oleh banyak hal seperti kondisi dalam ruangan yang beruap banyak atau sirkulasi udaranya yang buruk. Selain karena masalah alami, beberapa aktivitas dalam ruangan seperti memasak dan mengeringkan pakaian juga dapat mengakibatkan dinding rumah menjadi lembab yang nantinya jika tidak segera ditanggulangi bisa membuat jamur tumbuh. Tentunya hal semacam ini tidak Anda harapkan, bukan? Anda jangan khawatir, sebelum hal itu benar-benar terjadi atau sudah kepalang terjadi, Anda dapat melakukan beberapa pencegahan dan penanggulan seperti berikut ini, ya?

Pilih Pelapis Dinding Tahan Lembab

Jika rumah Anda cenderung mudah lembab atau kondensasi, sebaiknya Anda harus memilih pelapis dinding yang tahan kelembaban. Pilihlah permukaan yang dicat dan pilih cat yang dirancang khusus untuk digunakan di dapur dan kamar mandi. Dengan demikian, selain mampu menahan kelembaban dan uap, permukaan dinding dengan formulasi demikian juga dapat dengan mudah dibersihkan ketika ada jamur berkembang.

Berita Lainnya  Delapan Tips Mengatasi Mendengkur

Jaga Suhu di Dalam Rumah Tetap Hangat

Hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan untuk mencegah dinding lembab dan berjamur adalah dengan menjaga suhu di dalam rumah tetap hangat. Hindari pengembunan atau kondensasi terjadi di dalam rumah di mana hal itu dapat membuat dinding lembab dan lama kelamaan bisa berjamur jika dibiarkan terus menerus. Insulasi loteng dan dinding dapat membantu menciptakan ruangan yang lebih hangat. Selain itu, pemasangan kaca ganda yang tepat akan membantu menghindari jendela berkabut karena panel bagian dalam kaca diisolasi dari udara dingin di luar. Intinya buat ruangan rumah tetap hangat dan tidak berembun.

Pastikan Rumah Memiliki Ventilasi yang Baik

Agar kondensasi di dalam rumah bisa diminimalisir, maka Anda harus memastikan rumah Anda memiliki ventilasi yang baik. Ventilasi yang bagus dapat membantu uap air keluar dari rumah sehingga ruangan tidak lembab. Anda dapat memasang kipas ekstraktor di kamar mandi dan dapur agar tempat-tempat tersebut tetap kering dan tidak lembab. Jika ventilasi rumah dirasa kurang, opsi lainnya adalah dengan membuka jendela jika memungkinkan. Bingkai jendela masa kini umumnya sudah dilengkapi dengan fitur pengunci sehingga Anda dapat membuka jendela tanpa khawatir kaca jendela pecah karena bingkai terus-terusan bergerak oleh angin. Hal ini sangat penting dilakukan apalagi setelah musim hujan di mana kita umumnya jarang membuka jendela agar udara dingin dari luar tidak masuk ke dalam rumah.

Berita Lainnya  Delapan Manfaat Buah Naga Super Merah

Hindari Membuat Kelembaban Lainnya

Agar kondensasi di dalam rumah dapat ditekan, sebaiknya Anda jangan membuat kelembaban-kelembaban lainnya seperti mengeringkan cucian di dalam ruangan (baik itu dengan mesin cuci atau dalam arti yang sesungguhnya). Menggunakan dehumidifier dengan pengaturan cucian bisa sangat membantu jika pengeringan di dalam ruangan tidak bisa dihindari. Cobalah untuk menghindari pekerjaan perbaikan dan pembersihan rumah yang menghasilkan banyak kelembaban saat cuaca dingin atau basah dan permukaan mengering lebih lambat. Tugas-tugas rumah seperti mengepel lantai dan membersihkan jendela sebaiknya dilakukan di lain hari yang lebih baik ketika Anda dapat dengan nyaman membuka jendela.

Hati-Hati Saat Memasak

Panci dan ceret yang Anda taruh di atas kompor dapat menghasilkan kelembaban dan uap air dalam jumlah yang besar. Untuk meminimalkan kondensasi pada jendela dan dinding dapur, tutuplah panci atau wajan dengan tutupnya masing-masing. Manfaat lain dari hal ini adalah mencegah binatang-binatang kecil masuk ke dalamnya. Jangan lupa untuk menyalakan tudung kompor saat Anda sedang memasak dan diamkan selama kurang lebih lima menit setelahnya agar udara kembali bersih. Jangan lupa juga untuk mengganti filter tudung kompor Anda secara teratur untuk memastikan hal itu bekerja seefisien mungkin

Berita Lainnya  Resep Sop Janda

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler