fbpx
Connect with us

Pariwisata

Lolos Uji Keamanan, Pengunjung Bukit 4G Kini Bisa Pacu Adrenalin Dengan Sensasi Panjat Gunung

Diterbitkan

pada tanggal

Gedangsari,(pidjar.com)–Daya tarik baru nampaknya dapat segera dinikmati oleh wisatawan saat berkunjung ke obyek wisata Gunung Gentong, Gedangsari, Gunungkidul (4G) yang terletak di Padukuhan Manggung, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari. Saat ini, di obyek wisata yang mulai moncer ini, pengelola membuka fasilitas panjat tebing atau panjat gunung yang dapat dilakukan oleh pengunjung. Nampaknya promosi untuk mengenalkan wahana baru untuk menikmati indahnya pesona obyek wisata di zona utara ini akan segera dilakukan oleh pengelola.

Beberapa waktu lalu, dari pihak pengelola bekerjasama dengan komunitas Gorila Adventure telah melakukan ujicoba terkait keamanan fasilitas anyar di gunung batu yang ada di kawasan 4G. Hasilnya pun sangat bagus, di mana kontur batuan yang ada sangat kuat dan aman untuk menyalurkan hobi panjat tebing. Wahana ini bahkan aman dilakukan bagi wisatawan yang ingin mencoba sensasi memanjat tebing atau gunung.

Ketua karang taruna setempat yang juga merupakan salah seorang pengelola 4G, Eko Hardiyanto mengatakan, ide membuka spot panjat tebing sendiri didasari dengan kondisi kawasan yang sekelilingnya di mana terdapat gunung batu purba yang menjulang tinggi. Ia dan rekan-rekannya lantas berpikir untuk memberikan suasana berbeda. Di mana pengunjung yang datang juga tidak hanya bisa sekedar menikmati indahnya kabut atau pemandangan yang dapat dilihat dari puncak 4G, namun juga melakukan aktifitas lain yang mungkin memacu adrenalin.

“Kita lakukan kolaborasi dengan komunitas Gorila Adventure. Kemarin sudah uji coba dan dinyatakan aman. Mudah-mudahan bisa dikembangkan,” kata Eko Hardiyanto, atau yang akrab dipanggil Sigon, Sabtu (18/05/2019).

Lebih lanjut ia sampaikan, ketinggian gunung yang dapat ditakhlukkan para pecinta panjat tebing cukup bervariasi. Mulai dari 30 meter hingga lebih dari 50 meter. Saat menapakkan kaki pada angkor-angkor yang dipasang, ketegangan yang dirasakan nampaknya akan terkikis dengan indahnya pemandangan sekeliling 4G yang dapat dilihat. Angin yang berhembus dan pemandangan yang luar biasa menjadi sensasi berbeda saat pengunjung mencoba wahana ini.

Berita Lainnya  Paket Kumplit Berkunjung ke Pantai Nglolang, Surga Kecil di Barat Pantai Sepanjang

Meski tergolong baru dan baru saja diujicobakan, namun dari pengelola dan komunitas pun menjamin keamanannya. Pasalnya, untuk segala peralatan telah disiapkan oleh komunitas. Kemudian keamanannya pun juga mendapatkan jaminan. Bagi yang masih merasa takut atau was-was, bisa mendapat pendampingan dari komunitas Gorila Adventure.

“Pengembangan terus kami lakukan menggandeng elemen yang sekiranya mampu. Seperti panjat tebing ini, kami (pengelola) tentu belum memadahi dalam segi peralatan dan pengetahuan, tapi kami punya tempat yang potensi sebisa mungkin kami maksimalkan,” imbuhnya.

Selain panjat tebing, beberapa waktu lalu tempat yang baru saja digunakan untuk shooting acara televisi yang mengangkat potensi wisata daerah ini juga ada wahana yang memang menantang adrenalin, yakni dengan melintasi sebuah tali yang dikaitkan satu gunung dengan gunung lainnya atau biasa disebut slackline atau rock climbing. Bahkan wahana slackline di 4G disebutkan Eko menjadi salah satu yang terpanjang tak hanya di Indonesia, namun juga di Asia Tenggara. Beberapa orang pecinta tantangan telah mencoba aktivitas yang membuat jantung berdebar itu.

Eko mengungkapkan, jika obyek wisata di zona utara memang belum seterkenal pariwisata di sektor selatan. Namun demikian, masyarakat yang sadar dengan wisata dan potensi yang dimiliki terus berupaya mengembangkan daya tarik yang dimiliki. Layaknya 4G ini, sejak beberapa tahun silam masyarakat terus berinovasi untuk menyuguhkan obyek wisata yang berbeda.

Berita Lainnya  Perebutan Lahan Pantai Watukodok Tak Kunjung Usai, Komisi A DPRD DIY Akan Panggil Bupati Badingah

Sebagaimana diketahui, beberapa tahun terakhir puncak 4G menjadi idola wisatawan lokal maupun luar Gunungkidul. Hal ini karena pemadangan yang disuguhkan dari puncak gunung cukup menawan. Dari atas bisa melihat hijaunya hamparan ladang pertanian, aktivitas lalu lintas. Lebih asyiknya lagi, jika menjelang petang dan pagi hari pengunjung bisa menikmati wisata kabut.

Sembari menikmati matahari tenggelam ataupun terbit. Menengok ke utara, pengunjung juga bisa melihat ramainya kota Klaten yang berbatasan tak jauh dengan kawasan ini. Beberapa pengembangan mulai dari spot-spot unik hingga fasilitas umum terus ditambah oleh pengelola maupun pemerintah.

Berkunjung ke Gunung Gentong layaknya sekali mendayung beberapa pulau terlampaui. Pasalnya obyek wisata ini juga dekat dengan beberapa tempat wisata yang tak kalah menarik. Bentang alam Gunungkidul yang mayoritas pegunungan dengan ditumbuhi tumbuhan hijau menjadi daya tarik tersendiri saat menginjakkan kaki di kawasan utara bumi handayani.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono beberapa waktu lalu mengungkapkan dengan perhatian pemerintah pada potensi di kawasan utara yang semakin meningkat, diharapkan pula mampu mendorong masyarakat setempat untuk lebih menggali potensi yang ada. Terlebih dengan dibangunnya jalur alternatif diharapkan juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta kesejahteraan masyarakat.

“Sadar wisata, sapta pesona perlu ditekankan pada masyarakat. Belum lagi pemahaman mengenai keamanan juga sangat perlu, jangan sampai mencelakai wisatawan,” ucapnya.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler