Peristiwa
Longsor di Ponjong Serta Nglipar Rusak Talud Senilai Ratusan Juta dan Tembok Rumah Warga
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tak hanya pohon tumbang, cuaca buruk yang terjadi di kawasan Gunungkidul sejak beberapa hari ini juga memicu bencana tanah longsor. Tercatat 2 titik terdampak dari bencana tersebut. Yang pertama adalah ambrolnya talud sepanjang puluhan meter di Padukuhan Ngampelombo, Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong. Sementara yang kedua, longsor juga terjadi di Padukuhan Geger, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar. Dalam kejadian di Nglipar ini, rumah salah seorang warga mengalami kerusakan cukup berat lantaran terhantam material longsor.
Untuk kejadian longsor di Kecamatan Ponjong sendiri terjadi pada Selasa (22/01/2019) kemarin. Sebuah talud mengalami longsor sepanjang 50 meter usai tergerus air hujan yang melanda wilayah setempat. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan juta mengingat talud itu baru selesai dibangun menggunakan dana desa pada tahun 2018 lalu. Tak hanya itu, akses lalu lintas di sekitar lokasi kejadian pun saat ini juga masih terganggu.

Kasi Humas Polsek Ponjong, Aipda Agus Gunawan memaparkan, hujan deras kemarin menggerus bangunan talud jalan yang menghubungkan Desa Ngampelombo dengan Padukuhan Gimeng. Usai dilakukan pengukuran panjang longsoran pun mencapai 50 meter, sebagian tanah tergerus air lantaran tak kuat menahan derasnya air saat hujan kemarin.
“Ketinggian kurang lebih 3 meter ke bawah, mendekati lahan pertanian milik warga,” terang Aipda Agus Gunawan, Rabu (23/01/2019) pagi.

Lantaran mengganggu akses lalu lintas dan membahayakan jika masyarakat berlalu lalang di malam hari, pihak kepolisian dan warga akhirnya memberi rambu-rambu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk kendaraan sepeda motor masih dapat melewati akses jalan ini, namun untuk kendaraan pribadi roda empat perlu waspada atau paling tidak mencari jalur yang lebih aman.
“Semua sudah dikondisikan, koordinasi tentu langsung dilakukan. Dari kepolisian menekankan pada warga untuk lebih berhati-hati,” tambah dia.
Sementara dalam kejadian di Padukuhan Geger Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar merusak bangunan rumah milik, Jumingan (70) warga setempat. Hujan kurang lebih 13 jam yang mengguyur wilayah setempat menggerus tanah di perbukitan yang terletak di sekitar rumah korban.
Material tanah dan bebatuan yang runtuh menghantam tembok permanen di bagian dapur. Derasnya hantaman sendiri mengakibatkan tembok rumah tersebut ambrol. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Meski begitu, tidak sampai ada korban jiwa atas kejadian tersebut.
“Kami terus lakukan update data terkait kebencanaan ini. Untuk longsor di Padukuhan Geger pagi ini akan dilakukan kerja bakti,” papar Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki.
Berdasarkan data kebencanaan yang terlaporkan sejak kemarin, terdapat 10 titik yang terdampak bencana akibat hujan deras. Mulai dari tanah longsor, talud longsor, pohon tumbang serta atap rusak akibat hujan serta sapuan angin kencang. Pendataan ini terus dilakukan untuk menentukan langkah lanjutan terkait penanganan bencana yang akan dilakukan oleh petugas di lapangan.
Diantaranya yakni pohon tumbang di padukuhan Dengok 4 menimpa bangunan warung dan kabel listrik. Kemudian satu buah pohon tumbang menimpa atap rumah milik warga di Jimbaran, Tambakromo, Kecamatan Ponjong. Berdasarkan laporan yang masuk, angin kencang juga berdampak bencana di Padukuhan Gedong, Desa Sawahan, Kecamatan Ponjong.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
