fbpx
Connect with us

Peristiwa

Terjatuh di Lantai 2 Gedung DPRD Gunungkidul Baru, Pekerja Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

BDG

Tanjungsari, (pidjar.com)– Isak tangis mewarnai pemakaman Suprianto (42) warga Padukuhan Jrakah, Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari, Selasa (16/05/2023) siang. Supriyanto meninggal usai terjatuh di lantai dua saat aktivitas pembangunan gedung DPRD Gunungkidul yang baru.

Dukuh Jrakah, Suharta, saat ditemui membenarkan kejadian tersebut. Dari informasi yang ia terima jika warganya tersebut mengalami kecelakaan kerja saat memasang jendela di lantai dua gedung DPRD Gunungkidul yang baru. Supriyanto meninggal dunia usai dirawat intensif sekitar 18 jam di RSUD Wonosari. Sehari sebelum berangkat bekerja Supriyanto sempat mengeluhkan jika kondisinya sedang tidak fit. Menurutnya kemungkinan kondisinya yang kurang fit tersebut menjadikan kurang berkonsentrasi saat bekerja.

“Iya betul dia warga disini meninggal setelah terjatuh di lantai dua gedung DPRD Gunungkidul yang baru, tingginya sekitar 4 meter. Kalau disini cuma dia yang bekerja disana,” jelasnya.

Berita Lainnya  Kecelakaan Hebat di Jalan Baron, Dua Orang Tak Sadarkan Diri

Dari informasi yang ia peroleh, Supriyanto mengalami kecelakaan kerja pada Senin (15/05/2023) sekitar pukul 09.30 WIB siang. Setelah terjatuh Supriyanto diketahui langsung tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke RSUD Wonosari pada pukul 10.00 WIB. Hingga pada akhirnya pada Selasa (16/05/2023) sekitar pukul 04.00 WIB Supriyanto dinyatakan meninggal dunia.

“Sejak dibawa ke rumah sakit orangnya sudah tidak sadarkan diri sampai dinyatakan meninggal dunia,” imbuhnya.

Di lingkungan masyarakat, Supriyanto dikenal sebagai sosok yang ramah dan selalu bersosialisai dengan baik. Supriyanto sendiri merupakan tulang punggung keluarga dan meninggalkan seorang istri serta tiga orang anak.

“Dia di keluarga sebagai tulang punggung, meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang terkecil masih kelas dua SMP,” terangnya.

Berita Lainnya  Berkedok Membeli Tanah, Dukun Jadi-jadian Sikat Puluhan Juta hingga Perhiasan

Terkait santunan ketenagakerjaan, disebutnya jika rekanan sudah datang ke rumah duka untuk berbela sungkawa. Selain itu saat perawatan di rumah sakit juga sudah ditangani oleh rekanan.

“Rekanan sudah datang kesini, kalau hak santunan ketenagakerjaan karena meninggal akibat kecelakaan akan diobrolkan lain waktu karena sekarang masih berduka,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler