fbpx
Connect with us

Peristiwa

Luka Parah, Pemotor Tewas Tertimpa Tiang Listrik

Published

on

Purwosari,(pidjar.com)–Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan alternatif Giritirto-Bantul tepatnya di Padukuhan Blado, Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari, pada Selasa (04/08/2020) siang tadi. Insiden ini mengakibatkan seorang pemotor meninggal dunia akibat luka serius pada bagian kepala.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Joko Kuswandi (32) yang merupakan warga sekitar mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU nopol AB 2456 PG di lokasi kejadian. Sesampainya di tempat itu, ia menghentikan lanju kendaraannya itu lantaran melihat sebuah truk melaju dengan kecepatan tinggi dari arah atas (Giritirto).

Namun ternyata niatnya untuk menghindar dari kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi itu justru membawa petaka bagi dirinya. Tepat di depan Joko truk tersebut terhenti, badan truk itu justru menyangkut kabel listrik yang melintang di jalan itu.

Lantaran tarikan badan truk sangat kuat, kabel listrik terputus bahkan tiang listrik juga roboh dan menimpa kepala Joko.

“Tadi mendengar suara yang tidak biasa kemudian banyak yang keluar. Ternyata ada kecelakaan, korban sudah terjatuh dan tertimpa tiang listrik,” kata Siyono salah seorang saksi di lokasi kejadian.

Melihat kondisi korban dengan luka di kepala yang cukup serius, korban kemudian dibawa ke rumah sakit di wilayah Kabupaten Bantul untuk mendapatkan pertolongan. Ia dibawa menggunakan truk yang sebelumnya membuat tiang listrik tersebut roboh menimpa korban.

Kapolsek Purwosari, Iptu Ismanto ketika dikonfirmasi mengatakan, korban saat ini masih di rumah sakit Bantul kendati demikian, korban yang menderita luka serius dibagian kepala tersebut dinyatakan meninggal dunia. Untuk penanganan selanjutnya, polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan pendataan lanjutan.

“Kendaraan kami amankan di Mapolsek,” terang dia.

Berkaitan dengan identitas sopir truk masih belum diketahui. Kapolsek mengatakan bahwa sampai dengan saat ini sopir masih berada di rumah sakit.

Sementara itu, Lurah Giritirto, Haryono mengatakan kabel di jalur tersebut agak rendah dan membahayakan. Kejadian ini menjadi pengalaman bagi semua orang yang melintas di jalur alternatif tersebut untuk lebih hati-hati.

“Berbahaya memang karena kabelnya sangat rendah,” kata Haryono.

Menurut dia perlu ada pembenahan dan penanganan dari petugas terkait agar tidak ada lagi kejadian seperti ini. Jalur tersebut merupakan jalur alternatif yang sangat ramai lalu lintas khususnya truk angkutan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler