Connect with us

Pemerintahan

Maksimalkan Penanganan Kebakaran, Unit Pembantu Damkar di Beberapa Wilayah Terus Diusulkan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Eskalasi kejadian kebakaran beberapa bulan terakhir meningkat tajam, tercatat hingga sepanjang tahun 2023 ini terjadi 102 kejadian kebakaran. UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul menyebut salah satu kendala yang dihadapi dalam penanganan kebakaran ialah jarak titik kejadian yang cukup jauh dan belum ada pos pembantu pemadam kebakaran.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul, Handoko, mengatakan dalam kajian rencana sistem proteksi kebakaran setidaknya memerlukan 9 pos pembantu pemadam kebakaran di Gunungkidul. Kebutuhan tersebut berdasarkan pertumbuhan penduduk dan permukiman serta radius cakupan yang mampu mengoptimalkan penanganan kebakaran.

“Kalau dari kajuan itu sebetulnya butuh 13 pos pembantu, tapi secara kewilayahan cukup 9 pos pembantu,” ungkap Handoko, Selasa (17/10/2023).

Berita Lainnya  Pemerintah Gunungkidul Siapkan Dana Miliaran Untuk Pembangunan 2 Kantor Kapanewon

“5 menit pertama kejadian kebakaran itu masih bisa ditangani manual, setelah 10 menit maka perlu peralatan, dan setelah 15 menit perlu mesin untuk memadamkan api. Disini kan yang jadi kendala soal jarak, misalnya di panggang atau purwosari kita sampai lokasi bisa sekitar 45 menit,” jelasnya.

Meski demikian, kebutuhan tersebut terkendala keterbatasan anggaran milik Pemkab Gunungkidul. Sejauh ini pihaknya baru akan menambah satu pos pembantu di Kapanewon Karangmojo. Keberadaan pos pembantu pemadam kebakaran menurutnya cukup penting. Hal itu karena dalam aturan seharusnya ketika terjadi kebakaran petugas harus sampai dilokasi maksimal 15 menit setelah mendapatkan laporan.

“Otomatis jarak itu sangat berpengaruh terhadap kecepatan penanganan,” sambung Handoko.

Berita Lainnya  Dampak Penyekatan, Wisatawan Luar DIY Tak Bisa Nikmati Pariwisata Gunungkidul saat Momentum Libur Lebaran

Ia menjelaskan untuk unit pemadam di Karangmojo sudah mulai dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Diharapkan tahun ini pun proses pembangunannya telah selesaj dan kemudian unit ini dapat digunakan, sehingga jika terjadi kebakaran di wilayah utara maupun timur dapat segera dijangkau dan ditangani oleh pemadam.

“Harapannya tahun 2024 bisa mulai beroperasi, ini diupayakan sarana prasarana dan sumber daya manusianya,”imbuh Handoko.

Menurut dia, untuk unit di Karangmojo ini jika telah beroperasi nantinya akan diambilkan kendaraan dari unit Wonosari paling tidak terdapat 1 unit mobil damkar dan 1 mobil tangki. Nantinya jika APBD mencukupi bisa mencover pengadaan kendaaraan damkar.

“Kalau untuk pegawai operasional yang dibutuhkan kira-kira 22 orang dan ditambah 2 ASN sebagai komandan dan administrasi,” jelasnya.

Berita Lainnya  Jamin Netralitas Dalam Pemilu, Akun Media Sosial ASN Akan Dipatroli

Diakuinya kejadian kebakaran beberapa waktu terakhir meningkat cukup signifikan. Dari data yang ada, sepanjang tahun 2023 ini sudah terjadi 102 kebakaran yang didominasi kebakaran hutan dan lahan sebanyak 58 kejadian.

Pihaknya pun terus mengusulkan agar pos pembantu pemadam kebakaran dapat segera terealisasi. Diharapkan dengan adanya penambahan pos pembantu dapat mempercepat penanganan kejadian kebakaran.

“Kita selalu mengusulkan untuk pos lain, ini kami usulkan ada penambahan 4 pos pembantu di Kapanewon Rongkop, Panggang, dan Saptosari,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata3 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler