Peristiwa
Kunjungan Perdana ke Gunungkidul, Panglima TNI Reuni Napak Tilas Rute Gerilya
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berkunjung ke Kabupaten Gunungkidul. Kehadiran orang nomor satu di lingkungan TNI tersebut adalah untuk memimpin pelaksanaan acara Napak Tilas Rute Panglima Besar Jenderal Soedirman serta bhakti sosial kesehatan untuk memperingati HUT ke-54 Dharma Pertiwi di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong pada Jumat (23/03/2018) siang tadi.
Kepada wartawan ketika ditemui di sela-sela acara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan kebanggaanya bisa kembali melakukan napak tilas rute gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman. Ini disebut Hadi merupakan reuni baginya lantaran 35 tahun silam, dirinya pernah melakukan hal serupa di rute yang sama saat mengikuti pendidikan Akademi Militer.
"Rasanya bangga, saya sangat senang," ujar Hadi sambil menunjuk puluhan Akmil yang sedang berjalan sembari menyanyikan lagu penyemangat, Jumat siang.
Dalam kesempatan tersebut Hadi juga memotivasi kepada para siswa Akmil agar senantiasa memberikan yang terbaik. Tak hanya itu, para siswa juga diminta untuk menjaga sikap dengan menghindari perilaku negatif yang bisa merusak mental.
"Kalau saya melihat wajah adik-adik ini saya meyakini kalau tidak ada yang melakukan hal negatif. Karena saya lihat wajah adik-adik ini merupakan wajah optimis," ucap Hadi.

Dengan dedikasi dan pengabdian yang tinggi, Panglima TNI meyakini bahwa siswa-siswi Akmil tersebut nantinya bisa menjadi orang hebat maupun pemimpin bangsa.
"Nanti cowok-cowok itu ada yang jadi Panglima TNI, kalau ceweknya minimal jadi istri TNI," ujar Hadi disambung tepuk tangan dari para siswa.
Dalam arahannya, Panglima TNI mengingatkan soal adanya ancaman asymmetric warfare (perang asimetris) yang mengancam kedaulatan negara Indonesia. Dirinya memberikan penekanan kepada para taruna dan siswa PaPK TNI sebagai calon pemimpin TNI di masa depan tentang pentingnya menjaga ketahanan kesehatan nasional sebagai salah satu pondasi ketahanan nasional.
"Harapan saya prajurit bisa lebih dekat dan mengenal rakyatnya sehingga untuk masyarakat dapat berdampak langsung," imbuh Hadi.
Tujuannya untuk meletakkan nilai dasar-dasar perjuangan pahlawan, para pejuang pendiri bangsa, utamanya adalah Panglima Besar Jenderal Sudirman beserta seluruh pasukan saat gerilya.
"Nilai perjuangan itu nilai intrinsik, tak akan habis oleh zaman dan tak akan lekang oleh waktu dan dikenang kuat dalam sanubari. Nilai itu harus ditanamkan kepada anak-anak kita (tentara) yang akan melanjutkan perjuangan berikutnya," urai mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) tersebut.
Selain melakukan napak tilas rute gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman, Panglima TNI juga sekaligus memimpi gelaran acara pengobatan gratis sekaligus penyuluhan pencegahan penyakit kepada 6 ribu masyarakat di Lapangan Bedoyo. Adapun beberapa kegiatan kesehatan yang dilakukan meliputi operasi katarak, pengobatan umum, pengobatan spesialistik, operasi bibir sumbing, khitanan massal, pengobatan serta penyuluhan kesehatan gigi, pembagian kaca mat abaca serta alat bantu dengar dan kursi roda, dan juga donor darah maupun yang lainnya. Untuk melayani ribuan masyarakat yang hadir tersebut, panitia mendatangkan ratusan tenaga kesehatan dari tim kesehatan Mabes TNI, dokter serta paramedis dari Kesdam IV Pattimura, RSAU Hardjolukito, Lanal Jogja, RSUD Jogja dan IDI Jogja.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
