Peristiwa
Puluhan Warga Binaan dan Petugas Lapas Perempuan Jalani Tes Urine
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIB Wonosari Kamis (16/09/2021) siang tadi menggelar tes urine dadakan. Tak hanya warga binaan, pegawai Lapas pun tak luput dari pengecekan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin dari instansi Lapas Perempuan Klas IIB yang bertujuan untuk meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas.
Sebanyak 24 warga binaan Lapas Perempuan Klas IIB Wonosari dan 30 petugas penjaga menjalani tes urine pada kesempatan. Hasilnya, tidak ada satupun dari mereka yang positif narkoba.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Andi Gafriana menyebut, selama pandemi ini memang ada kecenderungan warga binaan lebih disiplin. Potensi adanya barang-barang terlarang, termasuk narkoba. Hal ini karena memang selama pandemi ini, interaksi para warga binaan sangat terbatas. Selama pandemi ini memang tidak diperbolehkan sesi penjengukkan keluarga dan sesi paket masuk ke dalam Lapas.
“Selama pandemi ini memang tidak ada kunjungan dan tidak boleh ada paket yang masuk,” terang Ana, Kamis siang.
Ana menyebut, peredaran narkotika di dalam Lapas sering terjadi karena adanya kunjungan dari pihak luar. Sejauh ini hanya petugas yang berwewenang yang boleh keluar masuk lapas.

“Biasanya kepolisian, kejaksaan atau BNN provinsi DIY yang diperbolehkan untuk masuk,” ujar Ana.
Seusai melakukan pemeriksaan urine, petugas juga menggeledah seluruh kamar warga binaan. Di dalam kamar binaan, petugas menemukan wipol, sejumlah cuttonbuds, kaca dan batrai yang tidak terpakai.
“Sebetulnya itu boleh digunakan, namun jika sudah selesai harus kembali dititipkan kepada petugas,” kata dia.
Adapun tes urine sendiri dilakukan secara rutin selama satu bulan sekali. Upaya ini untuk menciptakan rumah tahanan bersih narkoba.
Sementara itu, salah seorang warga binaan Lapas Perempuan Klas IIB Wonosari, Mary Jane mengaku tak masalah dengan kegiatan rutin tes urine yang diselenggarakan ini. Warga Negara Filipina ini bahkan mengaku lebih aman dengan selalu melakukan tes urine.
” Harapannya jangan sampailah narkoba masuk ke Lapas,” tandas Mary Jane.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
