Pemerintahan
Masyarakat Berjubel di Warung Gratis DPP, Dinas Datangkan Petugas Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul sejak Senin (11/05/2020) kemarin membuka warung gratis untuk masyarakat umum. Di warung gratis ini, masyarakat diberikan paket sayur mayur dan lauk pauk untuk dimasak di rumah masing-masing. Adapun anggaran yang digunakan sendiri berasal dari donasi karyawan DPP serta donatur. Selain menolong masyarakat di tengah pandemi, warung gratis ini diproyeksikan sebagai upaya pemberdayaan para petani sayur Gunungkidul.
Sambutan masyarakat berkaitan dengan pembukaan warung gratis ini sangat luar biasa. Dalam 2 hari pertama, terjadi jubelan masyarakat yang hendak mendapatkan paket sayur-sayuran dan lauk pauk gratis ini. Alhasil, ratusan paket yang disediakan DPP habis dalam hitungan jam saja.
Seperti pada hari kedua dibukanya warung gratis DPP Gunungkidul pada Selasa (12/05/2020) pagi tadi. Masyarakat tumpah ruah di halaman Kantor DPP dan bahkan hingga sampai ke jalan. Kerumunan yang terjadi itu sempat mendapatkan tindakan pembubaran oleh aparat kepolisian. Dikhawatirkan dengan adanya kerumunan, akan memicu penularan covid19 yang saat ini tengah melanda.
Kepala Dinas Pertanin dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, melihat antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa pada hari pertama kemarin, sebetulnya pagi ini pihaknya menambah jumlah paket sayuran gratis. Pada Selasa pagi tadi, pihaknya menyediakan 200 paket.
Namun demikian yang terjadi menurut Bambang di luar kehendaknya. Pada pagi tadi, masyarakat yang datang sangat banyak. Antrian bahkan mengular hingga sampai ke jalanan di depan kantor DPP Gunungkidul.
“Kemarin warga yang datang tidak seramai ini dan masih mematuhi aturan untuk tidak berkerumun,” ujar Bambang, Selasa siang.
Mendapati halaman kantor DPP Gunungkidul yang padat oleh antrian sempat membuatnya cemas. Sehingga dengan sangat terpaksa, pihaknya meminta bantuan aparat kepolisian untuk menertibkan kerumunan.
“Akhirnya tadi setelah dibantu dan diatur oleh aparat, paket sayur bisa kita bagikan lagi sampai habis,” sambungnya.
Dengan bantuan pengamanan dari petugas kepolisian, warga yang datang pun diperbolehkan masuk satu per satu. Warga diwajibkan untuk mencuci tangan dan menjaga jarak sebelum menerima paket sayuran.
Namun demikian, sejumlah paket juga dibagikan oleh pegawai kepada warga yang di luar pagar. Alhasil, warga pun terlihat berebut ingin mendapatkan paket sayuran tersebut. Kurang dari setengah jam, seluruh paket sayur tersebut akhirnya habis diambil warga.
Salah satu waega, Warmi yang menunggu di luar halaman mengaku kecewa karena adanya pembatasan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan paket sayur mayur dan lauk dari warung gratis DPP ini. Bahkan pihak kepolisian pun turut membubarkan kerumunan ini
“Pas saya sampai sini sudah dibubarkan oleh polisi, karena katanya harus jaga jarak,” tutur warga Ponjong ini.
Ia mengaku mendapatkan info adanya sayur gratis program DPP ini dari tetangganya. Ia pun lantas berinisiatif datang ke kantor DPP Gunungkidul.
“Sampai di sini warga sudah berkerumun dan pagar sudah tutup,” paparnya.
Senada dengan Warmi, Nardi, warga lain yang datang ke warung gratis juga mengaku kecewa. Ia mengaku tidak sempat ikut mengambil paket yang disediakan karena terlanjur dibubarkan polisi.
“Seharusnya dari awal ada solusinya, dengan menggunakan sistem antrean dan sebagainya biar semua warga bisa dapat,” tutupnya.
-
Uncategorized4 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized4 minggu yang laluPelaku Pencurian Pompa Sibel dan Kabel Pengairan di Ngawis Berhasil Dibekuk Polisi
-
Pemerintahan3 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
