Pemerintahan
Megaproyek Pelabuhan Gesing Akan Diresmikan Akhir Tahun 2024
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Proyek pembangunan pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang diperkirakan akan diresmikan menjelang akhir tahun 2024 mendatang. Meski saat ini kontrak pembangunan telah selesai, namun pada masa pemeliharaan ini masih ada beberapa komponen yang dikerjakan oleh kontraktor. Hal tersebut karena adanya sejumlah titik perlu penanganan khusus.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan kontrak pembangunan proyek yang menelan anggaran hingga ratusan miliar tersebut telah selesai. Kendati demikian, pada masa pemeliharaan ini masih ada pengerjaan di sejumlah titik seperti misalnya pendalaman kolam pelabuhan dengan sistem blasting atau peledakan untuk memudahkan pengerukan. Hal ini dilakukan karena ditemukan beberapa titik batuan keras yang sulit dilakukan pengerukan dengan alat berat. Kemudian pembersihan material-material dari ledakan tersebut.
“Masih ada aktivitas untuk penanganan-penanganan tersebut,” papar Wahid Supriyadi, Selasa (12/03/2024).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, meski masih ada penanganan tersebut operasional untuk kapal-kapal kecil pun sudah mulai dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Aktivitas pendaratan kapal kecil ini juga dimaksudkan untuk uji coba kesiapan operasional Pelabuhan Gesing.
“Untuk operasional kapal-kecil sudah mulai, pendapatan asli daerah juga sudah masuk di akhir tahun 2023 lalu. Secara formal sudah selesai dan rencana diresmikan akhir tahun 2024 mendatang,” ucap dia.
Menyambut beroperasinya pelabuhan terbesar kedua di DIY ini, DKP Gunungkidul juga melakukan peningkatan kapasitas dan kompetensi para nelayan lokal agar warga atau nelayan lokal tidak hanya sekedar menjadi penonton saja dengan potensi daerah yang dimiliki.
Pelatihan-pelatihan yang dilakukan berupa pengoperasian kapal yang lebih besar dibandingkan dengan kapal yang biasa digunakan. Kemudian pembentukan nelayan-nelayan anyar yang menyesuaikan dengan modernisasi, termasuk rumah tangga nelayan yang tergabung dalam Kelompok Pengolah Pemasar diberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan yang nantinya bisa memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkapan.
“Kemarin kami sudah adakan kaderisasi nelayan juga fasilitasi untuk mereka berkembang,” imbuhnya.
Belum lama ini, anggota DPR RI dan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melakukan kunjungan dan pemantauan ke lokasi Pelabuhan Pantai Gesing ini. Adapun hasil dari kunjungan tersebut, nelayan akan mendapatkan bantuan kapal sekoci dari pemerintah pusat.
“Beberapa waktu lalu kami mengusahakan dan mengusulkan agar kelompok nelayan mendapatkan bantuan kapal sekoci dari DKP DIY dan dapat bantuan tersebut, nah kemarin saat kunjungan kementerian dan DPR RI itu kami juga mendapatkan tambahan bantuan kapal sekoci. Saat ini kami tindak lanjuti dengan mencari kelompok nelayan yang siap dan bisa mengoperasionalkan,” jelas dia.
Pelabuhan Gesing digadang-gadang menjadi “Tourism Fishing Port” atau pelabuhan perikanan berbasis pariwisata. Dimana diperkirakan mampu menampung hingga 40 kapal berkapasitas 10-30 gross ton (GT) serta 100 unit kapal motor tempel. Dengan fasilitas yang ada dan kapasitas yang besar ini, diharapkan paling tidak Pelabuhan Gesing mampu menyumbang 5000 ton ikan per tahunnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
