Sosial
Memilih Untuk Taati Aturan Pemerintah, Lansia ini Rela Berhenti Berjualan Tempe
Wonosari,(Pidjar.com)–Pademi corona yang terjadi sekarang ini menumbuhkan kesadaran sebagian masyarakat untuk beraktifitas di rumah saja untuk sementara waktu. Meski demikian, sebagian orang juga masih tetap beraktifitas sebagaimana biasanya untuk mendapatkan uang dalam pemenuhan kebutuhan hidup mereka.
Seperti halnya yang dilakukan oleh salah seorang warga Padukuhan Selang II, Desa Selang Kecamatan Wonosari. Perempuan lansia yang akrab disapa Mbah Suti ini memang biasanya berjualan tempe dengan menyetorkan dagangannya ke sejumlah warung. Namun di masa pandemi ini, Mbah Suti lebih memilih untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk membatasi aktifitas di luar rumah. Ia rela tidak bekerja seperti biasanya demi kondisi yang diharapkan lebih baik dan memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Mbah Suti mengatakan jika dirinya mendapatkan arahan untuk tidak beraktifitas di luar lingkungannya sementara waktu. Dengan demikian, ia memutuskan untuk tidak berjualan di tengah sebaran virus corona. Untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari lansia dengan kategori kurang mampu tersebut hanya mengandalkan apa yang ia miliki dan sayuran di sekitar pekarangannya.
“Bar ono woro-woro saking pak RT ora oleh lungo-lungo adoh kae terus pilih ora setor tempe. Naati anjuran pemerintah supoyo kondisi ne luwih apik. (Setelah ada pengumuman dari Pak RT untuk tidak bepergian jauh, saya memutuskan tidak bekerja setor tempe. Menaati anjutan pemerintah dulu, supaya kondisi membaik),” kata dia, Minggu (26/04/2020).
Ia tercatat sebagai orang yang benar-benar membutuhkan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan. Dari masyarakat pun mulai mengusulkan bantuan untuk lansia tersebut.

“Yo mugo-mugo penyakit iki ndang lungo. Dadi kabeh becik, negoro luwih makmur. Yen ono anjuran dienggo ora ngandi-ngandi ditaati ndisik. (Mudah-mudahan penyakit ini segera pergi. Jadi semua lebih baik dan makmur. Jika ada anjutan ya ditaati dulu untuk tidak bepergian),” tambahnya.
Merespon kondisi seperti ini dimana banyak masyarakat di padukuhan tersebut yang terdampak corona atau covid 19 , Sub Karang Taruna Selang II, Desa Selang kemudian mengumpulkan dana untuk memberikan bantuan. Uluran tangan seperti ini diharpakan mampu membantu meringankan beban masyarakat terdampak dalam mencukupi kebutuhan mereka.
Dari karangtaruna Arzello memberikan bantuan kepada 185 KK terdampak berupa beras 5 kg pada Sabtu (25/04/2020) kemarib. Selain memberikan bantuan beras, juga dilakukan penyemprotan desinfektan.
“Harapan kami dengan bantuan yang diberikan itu sedikit meringankan beban mereka. Ditengah kondisi sekarang, tentu banyak yang kehilangan pekerjaan mereka dan sulit untuk pemenuhan hidup,”kata Sapto Aribowo, Ketua Karangtaruna, Arzello.
Kemudian dari karang taruna juga memberikan edukasi pada masyarakat mengenai bahayannya virus tersebut. Menghimbau masyarakat untuk menjaga kondisi lingkhngan dan kesehatan mereka. Jika tidak terlalu penting maka lebih baik untuk beraktifitas di rumah saja.
“Kami tidak sendiri ada sejumlah instansi dan donatur yang ikut gerak dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Dari karang taruna dan dukuh pun selalu berkoordinasi, bahkan untuk memberikan bantuan pada warga, dukuh setempat rela memberikan seluruh gajinya di Bulan April untuk membeli logistik bantuan.
“Untuk kegiatan ini kami upayakan berkelanjutan jadi tidak putus sampai disini saja,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
