fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Menang Telak, Sarjono Menangi Pemilihan PAW Lurah Tegalrejo

Published

on

Gedangsari,(pidjar.com)–Di tengah hingar bingar Pemilihan Lurah Serentak Gunungkidul 2021, Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari saat ini telah memiliki lurah anyar. Meski bukan termasuk dalam salah satu kalurahan yang menggelar Pilur serentak, pada Senin (25/10/2021) tadi, Kalurahan Tegalrejo menggelar Pergantian Antar Waktu lurah. PAW ini digelar setelah Lurah terdahulu Suparman meninggal dunia awal tahun 2021 silam. Sedikitnya ada empat calon lurah yang mendaftar untuk pemilihan lurah dengan skema PAW ini. Namun pada malam sebelum pemilihan, dua orang kemudian mengundurkan diri.

Ketua Panitia PAW Lurah Tegalrejo, Sugiyanto mengatakan, empat calon yang sebelumnya mendaftar untuk pengisian jabatan Lurah Tegalrejo adalah Sarjono, Satiman, Jimin, dan Sanggono. Namun begitu, Minggu (24/10/2021) malam, Jimin mengirimkan surat pengunduran diri. Kemudian saat Musyawarah Kalurahan dimulai, Sanggono juga menyusul mengundurkan diri.

“Sehingga kandidat tinggal dua saja saat prosesi pemilihan,” kata Sugiyanto, Senin siang.

Sugiyanto menambahkan, untuk memutuskan siapa yang nantinya akan mengisi jabatan Lurah Tegalrejo, memang kemudian dilakukan proses pencoblosan. Pencoblosan sendiri dilakukan secara terbatas dengan 44 orang peserta musyawarah yang merupakan perwakilan wilayah, tokoh masyarakat, maupun lembaga kalurahan.

Hanya berselang satu jam, pencoblosan usai dan diteruskan dengan penghitungan suara. Dan hasilnya, Sarjono menang telak dengan 33 suara. Sementara lawannya hanya mendapatkan lima suara dan enam suara lainnya dinyatakan tidak sah.

“Dari hasil pemilihan yang dilakukan oleh tokoh masyarakat perwakilan masing-masing padukuhan, Sarjono terpilih menjadi lurah Tegalrejo,” ujar Sugiyanto.

Kepada pidjar.com, pasca terpilih ini, Sarjono mengatakan akan konsentrasi dengan pengembangan kebudayaan di Tegalrejo. Ia akan mengantarkan kalurahan sisi paling utara Gunungkidul ini menuju desa budaya.

“Di samping itu, saya akan meneruskan program lurah terdahulu,” terang pria yang berstatus sebagai PNS di Kapanewon Gedangsari ini.

Adapun waktu pelantikan sendiri akan segera dibahas dengan Badan Musyawarah Kalurahan. Dengan demikian, Sarjono meneruskan masa jabatan Suparman yang masih sekitar 3,5 tahun hingga tahun 2024 mendatang.

“Saya sangat berharap bantuan dan kerjasama dari seluruh masyarakat Tegalrejo agar nantinya kalurahan ini bisa semakin maju,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler