Connect with us

Pemerintahan

Mengenal Mesin Tanam Benih Karya Jayadi Ngunut, Cuma Butuh 3 Jam Untuk Luas Lahan 1000 Meter

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah alat mesin tanam benih langsung yang kini dikenal atabela tengah diujicoba di sejumlah wilayah. Dengan alat tersebut dapat mempermudah para petani dalam menyebar benih untuk tipe tanam jajar legowo (Tajarwo) di lahan kering atau bukan persawahan.

Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, alat tersebut pertama kali dibuat oleh Jayadi seorang petugas pengamat hama dan penyakit tanaman merupakan warga asli Gunungkidul yang bertempat tinggal di Ngunut Kidul, Desa Ngunut, Kecamatan Playen. Selain sebagai abdi masyarakat, selepas jam kerja sehari hari Jayadi juga suka berkarya dalam bidang modifikasi alat tepat guna pertanian.

Berita Lainnya  Ingat, Dilarang Adakan Pesta Keramaian di Malam Tahun Baru 2022

Sudah ada beberapa jenis alat yang diproduksi di bengkel kerjanya antara lain threser dan penggiling tepung pesanan para peternak maupun petani ia buat. Di tahun 2019 dirinya berjumpa dengan Ir.Mahargono, MSc yang merupakan Tim Alsin dari Balitbangtan BPTP Yogyakarta.

“Mereka kemudian bekerjasama dalam memodifikasi atabela yang disesuaikan dengan kondisi lahan kering di Gunungkidul,” ujar Raharjo, Minggu (01/12/2019).

Alat ini dikhususkan untuk tanam jajar legowo di lahan kering. Tajarwo biasa dilaksanakan di sawah basah sedang di lahan kering agak susah sehingga dengan alat ini diharapkan lebih mudah dan efisien. Menurut Raharjo alat ini telah dicobakan di wilayah Semanu Selatan untuk kegiatan Largo Super dan perkiraan lebih efisien tenaga kerja( HOK) sekitar 60%.

“Pada musim tanam 2019/2020 alat atabela dipergunakan di Trengono, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong dalam kegiatan pengembangan replikasi Largo Super Padi Gogo,” kata dia.

Alat dan mesin Pertanian dimaksudkan untuk meringkas aktifitas petani di Gunungkidul. Sehingga proses pertanian berjalan lebih efisien dan hemat biaya.

Berita Lainnya  Tak Beri Bonus Untuk Atlet dan Pelatih Lokal Yang Berprestasi di Asian Games, Pemkab Hanya Beri Dukungan Moril

“Dengan alat ini dapat memudahkan, memperlancar, mempercepat, dan menghemat tenaga kerja dalam kegiatan bertani,” imbuhnya.

Atabela, lanjut Raharjo, juga bisa mempercepat waktu tanam Padi Gogo dibandingkan sistem ponjo. Untuk sistem ponjo atau tunggal memerlukan tenaga kerja 2 orang selama 2 hari dengan estimasi perkiraan waktu mulai jam 7 pagi sampai jam 4 sore untuk menanam padi seluas 1.000m2.

“Jika menggunakan atabela, petani hanya memerlukan waktu tanam 3 jam saja yang dilakukan oleh 2 tenaga kerja untuk luasan lahan 1.000 meter persegi, ” pungkas dia.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler