Connect with us

Pemerintahan

Merebaknya Anthraks dan Kekhawatiran Hancurnya Harga Ternak Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus munculnya virus antraks di Kapanewon Ponjong dan Kapanewon Gedangsari yang membuat belasan ternak mati beberapa waktu lalu menjadi perhatian semua pihak. Munculnya virus antraks di Gunungkidul sendiri bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa tahun silam kejadian serupa juga sempat muncul di Bumi Handayani. Tak hanya membuat matinya ternak, namun virus tersebut juga menular ke manusia.

Spora virus antraks sendiri dapat bertahan hingga sepuluh tahun menjadi pekerjaan tersendiri untuk meminimalisir munculnya penularan antraks antar hewan ataupun penularan ke manusia. Diperlukan adanya penanganan tuntas dari pemerintah agar kasus-kasus semacam ini tak kembali terulang. Adapun hal ini menjadi penting mengingat sektor peternakan sendiri sangat penting bagi warga masyarakat Gunungkidul.

Berita Lainnya  Gagalnya APBDP 2018 Berbuntut Panas, Sekda dan Ketua DPRD Dituntut Mundur Karena Dituding Tak Becus Kerja

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Heri Nugroho, menyampaikan, perlu dilakukan lokalisir untuk menghindari kejadian merebaknya virus anthraks terulang kembali. Ketika penularan antraks terus berulang terjadi, menurutnya dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan pembeli terhadap hewan ternak di Gunungkidul. Nantinya, harga hewan ternak Gunungkidul akan terdampak dan tak kunjung stabil. Sebuah hal yang tentunya akan sangat meresahkan masyarakat mengingat sebagian warga Gunungkidul, khususnya yang hidup di pedesaan memiliki hewan ternak.

“Semoga itu tidak terjadi, perlu langkah-langkah strategis dalam penyelesaian masalah anthraks di Gunungkidul,” ungkap dia, Senin (21/02/2022).

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul pun telah diminta untuk melakukan lokalisir kawasan yang menjadi zona merah penularan antraks belakangan ini. Ia menambahkan, adanya penularan antraks pada hewan ternak di Gunungkidul jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan. Menurutnya, jika isu penularan anthraks berkembang dan tidak diiringi dengan kesigapan seperti melokalisir hewan ternak, dikhawatirkan menjadi monopoli pedagang nakal.

“Ini kalau bisa dilakukan dan diharapkan agar tidak menulari sapi yang lain sehingga harganya tidak turun,” imbuhnya.

Untuk menyikapi permasalahan itu, ia telah memberikan instruksi kepada komisi B yang membidangi peternakan dan komisi D yang membidangi kesehatan untuk segera mengambil langkah taktis. Hewan ternak di Gunungkidul sendiri dikenal mempunyai kualitas yang baik serta peternaknya yang dikenal tidak pantang menyerah. Menurutnya harus ada pemicu agar aspek ekonominya dapat meningkat.

Berita Lainnya  Libur Nataru, Dinkes Jamin Layanan Kesehatan 24 Jam

“Pada intinya lokalisir jangan sampai ke mana-mana dan tidak berdampak pada ternak yang lain,” ucap Heri.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler