Pendidikan
Dua Skenario Menyongsong Penerapan New Normal Dalam Dunia Pendidikan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul saat ini tengah mempersiapkan era new normal bagi dunia pendidikan untuk tahun ajaran baru. Sedikitnya ada dua skenario yang kini tengah disiapkan dinas sebelum kebijakan new normal untuk dunia pendidikan benar-benar diterapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid memaparkan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan dua skenario berkaitan dengan praktek pembelajaran bagi para siswa. Adapun skenario yang pertama yakni para siswa tetap melaksanakan belajar di rumah.
“Sekolah harus menyiapkan fasilitas sesuai dengan protokol kesehatan penanggulangan covid19,” tutur Bahron, Senin (15/06/2020).
Ia menuturkan, skenario kedua yakni siswa yang masuk maksimal 50%. Jam pembelajaran pun juga harus dikurangi 50% per sesi pelajaran.
“Tapi untuk skenario kedua ini kami tetap menunggu keputusan gugus tugas percepatan penanganan covid19. Kalau sudah siap, ya kita mulai KBM (kegiatan belajar mengajar) di sekolah,” ucap Bahron.

Jika sistem tatap muka pada KBM diberlakukan, pembelajaran di sekolah wajib mengikuti protokol kesehatan penanggulangan covid19. Menurutnya, dua skenario pembelajaran tersebut disiapkan untuk diterapkan pada tahun ajaran baru sesuai kalender pendidikan.
“Kedua skenario ini masih kami digodok dan pelaksanaannya menyesuaikan aturan dari Pemerintah Pusat,” ujar Bahron.
Namun demikian, lanjut Bahron, jika Pemerintah Pusat belum menghendaki pembelajaran langsung di sekolah, maka pembelajaran sistem online kembali diterapkan. Dalam pelaksanaannya, Disdikpora masih menggodok sistematika agar hasilnya lebih optimal.
“Metodenya harus disesuaikan. Kami punya pengalaman sejak Maret ketika belajar dari rumah diberlakukan dan telah kami evaluasi untuk penyiapan dalam tahun ajaran baru,” ucapnya.
Terpisah, Kepala SMPN 1 Tepus, Heriyanto mengatakan, pihaknya sudah siap untuk new normal. Sejauh ini, pihaknya telah menyiapkan alat pengukur suhu, alat cuci tangan dan sabun cair, dan sedikit persediaan masker.
“Apabila ada yang belum menggunakan masker kita kasih, berupaya untuk jaga jarak,” tutupnya.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
