Connect with us

Sosial

Minat Sangat Minim, Tahun 2018 Kemarin Bahkan Tak Satupun Petani Asuransikan Lahannya

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah terus mendorong petani padi mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Kendati demikian, di Kabupaten Gunungkidul sendiri AUTP kurang diminati. Kesadara dari para petani masih sangat kurang untuk mengikuti program ini.

Sesuai dengan UU Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, AUTP merupakan program dari Kementerian Pertanian. Adapun dalam AUTP, petani padi hanya dikenai premi sebesar Rp. 36.000,- per hektare per musim.

“Jika terdapat musibah baik itu banjir di musim hujan atau kekeringan di musim kemarau atau terkena hama penyakit, para petani akan dapat ganti rugi Rp. 6 juta per hektare,” ucap Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Ari Widyastuti, Jumat (23/08/219).

Lebih lanjut ia mengatakan, di Kabupaten Gunungkidul memang keberadaan AUTP sendiri belum begitu diminati oleh petani. Di tahun 2017 luas lahan yang diasuransikan baru sekitar sekitar 300 hektare. Memasuki tahun 2018 lalu bahkan tidak ada satupun lahan yang diasuransikan.

Berita Lainnya  BPK Periksa Laporan Keuangan Pemkab Gunungkidul, Alhamduillah Terima Penghargaan Lagi

“Tahun ini kami menargetkan 500 hektare lahan pertanian di Gunungkidul bisa diasuransikan,” imbuhnya.

Diakuinya, mesti premi yang dibayarkan tergolong murah, petani di Kabupaten Gunungkidul enggan membayar premi tersebut. Alasannya, para petani tersebut tidak pernah mengalami gagal panen.

“Setelah kemarin terjadi puso baru pada mau membayar, ini salah satu kendala kami,” imbuhnya.

Kendari demikian pihaknya tetap memberikan sosialisasi agar petani mau ikut asuransi. Dalam hal ini pemerintah hanya dalam taraf mendorong namun tidak bisa memaksa. Keinginan untuk mengikuti program asuransi sendiri memang murni dari petani.

Sejumlah kemudahan sebenarnya diberikan kepada petani yang mengikudi program AUTP. Jika nantinya terdampak bencana, untuk mengklaim, petani hanya perlu datang ke Jasindo Jogja dengan menunjukkan lahannya rusak terkena kekeringan atau banjir.

Berita Lainnya  Resmi Dilantik, 2 Anggota DPRD Anyar Masih Enggan Paparkan Program Jangka Pendek

“Luas kerusakannya minimal 75% baru bisa diklaimkan dan bisa segera cair,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Tani di Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Budianto mengaku belum mengetahui keberadaan dan fungsi dari AUTP. Jika dapat tersosialisasi sendiri, pihaknya tentu akan tertarik dengan keberadaan asuransi bagi petani.

“Kami memang belum pernah mendengar sebelumnya, kalau ditawari ya petani di sini pasti mau ikut, apalagi di Kabupaten Gunungkidul rawan puso,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler