fbpx
Connect with us

Info Ringan

Mitos Tentang Kesehatan Si Kecil yang Salah Kaprah

Published

on

Jogja,(Pidjar.com)—Pernahkah Anda mendapat nasihat dari oang-orang tentang kesehatan si kecil. Nggak boleh ini, nggak boleh itu. Harus ini, harus itu. Tapi banyak lho yang salah kaprah. Padahal secara logika, sangat tidak masuk. Masa, kalau harus jalan, si kecil harus dikasih selderi di lututnya. Apa hubungannya coba? Ya, sudahlah yaaa… Gugon tuhon emang neverending. Mau tahu nggak mitos apa saja?

  1. Si kecil yang Kedinginan Akan Pilek

Banyak mommies khawatir jika si kecil kedinginan kena angin atau air hujan yang dapat mengakibatkan pilek. Hal ini tidak benar. Si kecil menjadi pilek, karena ketularan orang lain yang menyebarkan virus atau bakteri melalui bersin dan batuk.

  1. Suhu Ruangan Bayi Harus Lebih Hangat Dari Orang Dewasa

Sebenarnya kebutuhan bayi akan suhu lingkungan sama dengan orang dewasa.

  1. Suhu Si Kecil Harus 37 Derajat Celcius
Berita Lainnya  Tujuh Tips Lancar Bekerja Saat Puasa

Pada kebanyakan si kecil, suhu badan dipagi hari biasanya lebih rendah, kira-kira 36.1 derajat celcius, dan di malam hari suhu lebih tinggi kira-kira 37.8 derajat celcius. Kegiatan yang berat seperti bermain-main, berlari-lari, menangis, cuaca panas atau pakaian yang terlalu tebal dapat menaikkan suhu badan si kecil sampai 38.3 derajat celcius. Akan tetapi apabila tiba-tiba suhu badan naik diikuti gejala dan tingkah laku yang mencurigakan, segeralah bawa ke dokter.

  1. Mengisap Jempol Bikin Gigi Keropos

Mengisap jempol merupakan kebiasaan normal yang memberikan kepuasan naluri menghisap pada bayi. Kebiasaan ini akan hilang dengan sendirinya dengan semakin besarnya si kecil. Kebiasaan menghisap jempol tidak akan menimbulkan kerusakan gigi.

  1. Bila Si kecil Terlalu Cepat Belajar Berdiri, Kaki Si kecil Akan Bengkok

Kebanyakan si kecil senang berdiri sambil dipegangi kedua tangannya. Hal ini sebenarnya merupakan latihan yang baik dan tidak akan berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tulang-tulangnya. Bengkok kaki kemungkinan disebabkan oleh keturunan atau kekurangan vitamin D yang dapat membuat tulang-tulang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

  1. Sepatu Memudahkan Bayi Untuk Berjalan
Berita Lainnya  Delapan Manfaat Mengkonsumsi Labu Kuning

Sepatu mulai diperlukan ketika si kecil sudah dapat berjalan sendiri. Berjalan tanpa sepatu justru memberikan kesempatan pada si kecil merasakan lantai yang dipijaknya, menguatkan telapak kaki serta otot-otot kakinya.

  1. Susu Sapi Baik Untuk Penambah Kalsium

Sebaiknya si kecil minum ASI atau susu bubuk formula khusus yang kaya akan zat besi. Susu sapi kurang mengandung zat besi. Bayi yang terus menerus minum susu sapi akan kekurangan zat besi, sehingga ada kemungkinan menderita anemia.

  1. Duduk Terlalu Dekat Televisi Bikin Mata Minus

Kebiasaan ini tidak memengaruhi penglihatan, namun duduk dengan jarak kurang dari 1,5 meter dari televisi membuat otot mata lelah karena tegang.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler