Connect with us

Info Ringan

Mitos Tentang Kesehatan Si Kecil yang Salah Kaprah

Diterbitkan

pada

Jogja,(Pidjar.com)—Pernahkah Anda mendapat nasihat dari oang-orang tentang kesehatan si kecil. Nggak boleh ini, nggak boleh itu. Harus ini, harus itu. Tapi banyak lho yang salah kaprah. Padahal secara logika, sangat tidak masuk. Masa, kalau harus jalan, si kecil harus dikasih selderi di lututnya. Apa hubungannya coba? Ya, sudahlah yaaa… Gugon tuhon emang neverending. Mau tahu nggak mitos apa saja?

  1. Si kecil yang Kedinginan Akan Pilek

Banyak mommies khawatir jika si kecil kedinginan kena angin atau air hujan yang dapat mengakibatkan pilek. Hal ini tidak benar. Si kecil menjadi pilek, karena ketularan orang lain yang menyebarkan virus atau bakteri melalui bersin dan batuk.

  1. Suhu Ruangan Bayi Harus Lebih Hangat Dari Orang Dewasa
Berita Lainnya  Tujuh Manfaat Masker Kencur Untuk  Wajah

Sebenarnya kebutuhan bayi akan suhu lingkungan sama dengan orang dewasa.

  1. Suhu Si Kecil Harus 37 Derajat Celcius

Pada kebanyakan si kecil, suhu badan dipagi hari biasanya lebih rendah, kira-kira 36.1 derajat celcius, dan di malam hari suhu lebih tinggi kira-kira 37.8 derajat celcius. Kegiatan yang berat seperti bermain-main, berlari-lari, menangis, cuaca panas atau pakaian yang terlalu tebal dapat menaikkan suhu badan si kecil sampai 38.3 derajat celcius. Akan tetapi apabila tiba-tiba suhu badan naik diikuti gejala dan tingkah laku yang mencurigakan, segeralah bawa ke dokter.

  1. Mengisap Jempol Bikin Gigi Keropos

Mengisap jempol merupakan kebiasaan normal yang memberikan kepuasan naluri menghisap pada bayi. Kebiasaan ini akan hilang dengan sendirinya dengan semakin besarnya si kecil. Kebiasaan menghisap jempol tidak akan menimbulkan kerusakan gigi.

  1. Bila Si kecil Terlalu Cepat Belajar Berdiri, Kaki Si kecil Akan Bengkok
Berita Lainnya  Tujuh Sayur Penuh Kalsium Untuk Tubuh Yang Sedang Berpuasa

Kebanyakan si kecil senang berdiri sambil dipegangi kedua tangannya. Hal ini sebenarnya merupakan latihan yang baik dan tidak akan berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tulang-tulangnya. Bengkok kaki kemungkinan disebabkan oleh keturunan atau kekurangan vitamin D yang dapat membuat tulang-tulang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

  1. Sepatu Memudahkan Bayi Untuk Berjalan

Sepatu mulai diperlukan ketika si kecil sudah dapat berjalan sendiri. Berjalan tanpa sepatu justru memberikan kesempatan pada si kecil merasakan lantai yang dipijaknya, menguatkan telapak kaki serta otot-otot kakinya.

  1. Susu Sapi Baik Untuk Penambah Kalsium

Sebaiknya si kecil minum ASI atau susu bubuk formula khusus yang kaya akan zat besi. Susu sapi kurang mengandung zat besi. Bayi yang terus menerus minum susu sapi akan kekurangan zat besi, sehingga ada kemungkinan menderita anemia.

  1. Duduk Terlalu Dekat Televisi Bikin Mata Minus
Berita Lainnya  ACE Yogyakarta Ajak Awak Media dalam Store Tour BOOMSALE

Kebiasaan ini tidak memengaruhi penglihatan, namun duduk dengan jarak kurang dari 1,5 meter dari televisi membuat otot mata lelah karena tegang.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler