Pemerintahan
Momen Nataru, Bupati Minta Warga Perantau Tak Mudik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mudik sudah menjadi budaya bagi masyarakat Gunungkidul yang tengah berada di perantauan. Aktifitas mudik ini biasanya dilakukan pada hari-hari besar. Seperti misalnya momen libur lebaran maupun adanya kegiatan rasulan. Momen libur akhir tahun juga biasanya dimanfaatkan oleh para warga perantauan untuk melakukan mudik.
Berkaitan dengan momen libur Natal dan Tahun Baru 2021 ini, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengeluarkan himbauan kepada warga Gunungkidul yang berada di daerah rantau untuk tidak mudik terlebih dahulu. Hal ini sesuai dengan aturan atau Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pencegahan dan Penanggulangan Coronavirus Disease yang saat ini masih terjadi.
“Warga Gunungkidul banyak yang berada di tanah rantau, kami menghimbau untuk akhir tahun ini sementara tidak mudik dulu. Ini hanya sebentar, sekitar 1 minggu saja,” kata Sunaryanta, Senin (13/12/2021).
Menurut dia, larangan tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi lonjakan orang yang masuk ke Kabupaten Gunungkidul. Sebab saat ini juga masih dalam situasi pandemi, bukan tidak mungkin dalam perjalanan ataupun di tempat-tempat tertentu bisa terjadi penularan dan penyebaran covid19 di daerah. Pemerintah bersama dengan lintas sektoral berupaya semaksimal mungkin untuk menekan terjadinya lonjakan penularan covid19, mengingat sekarang ini situasi sedang landai.
Selain pelarangan mudik bagi mereka yang ada di daerah rantau, Sunaryanta juga menegaskan bahwa pemerintah melarang adanya kegiatan euphoria pergantian tahun. Di Alun-alun Gunungkidul dan obyek wisata serta tempat lainnya tidak diperkenankan adanya pesta kembang api ataupun kegiatan yang sekiranya membuat kerumunan.

“Tidak ada perayaan tahun baru yang digelar oleh pemerintah, baik di tempat wisata ataupun Alun-alun kota Wonosari,” imbuh dia.
Pada akhir tahun ini, dirinya meminta peran aktif masyarakat untuk turut menekan laju penularan. Sejumlah pihak diharapkan turut andil dalam pemantauan yang dilakukan. Misalnya saja dari jaga warga yang berada di setiap Padukuhan dan lainnya.
Selain mudik, pemerintah juga memfokuskan pengamanan di jalur utama serta jalur alternatif menuju obyek wisata. Yang mana dalam Rakor Lintas Sektoral pagi tadi disebutkan 375 personel gabungan disiagakan di titik-titik tertentu misalnya jalur wisata, tempat wisata, lokasi pelayanan umum dan lainnya. Pun demikian dalam perayaan Natal mendatang petugas akan melakukan pengamanan semaksimal mungkin di tempat ibadah, termasuk dengan pengecekan di gereja-gereja bersama dengan tim Jibom Gegana Polda DIY.
“Semua memiliki peranan, beberapa skema sudah disepakati untuk diterapkan. Untuk personil sendiri tentu disiagakan,” ucap Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah.
“Ada 5 pos pengamanan yang nantinya akan didirikan. Berkaitan dengan penyekatan dan ganjil genap kami masih menunggu aturan dari pemerintah pusat, namun yang jelas kami dari Polri TNI Dishub dan tim gabungan akan berjaga di lokasi yang telah ditentukan,” tandas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
