Peristiwa
Kepala Dukuh Dinilai Arogan dan Berkinerja Buruk, Warga Demo Tuntut Pengunduran Diri
Ponjong, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Suhu politik di Kalurahan Sawahan pasca Pilur 2021 kembali memanas. Senin (13/12/2021) siang tadi, puluhan warga Padukuhan Gedong, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong mendatangi Balai Kalurahan Sawahan. Warga menuntut Kepala Padukuhan Gedong untuk turun dari jabatannya. Kinerja Kepala Padukuhan Gedong dinilai tidak memuaskan dan kerap tidak mengakomodir kepentingan masyarakat setempat.
Salah satu perwakilan warga Padukuhan Gedong, Suroyo, menyampaikan, masyarakat Padukuhan Gedong mendatangi Balai Kalurahan Sawahan untuk menyampaikan aspirasi terkait kinerja Kepala Padukuhan Gedong yang dinilai tidak memuaskan masyarakat. Kepala Padukuhan Gedong sendiri menjabat sejak tahun 2016 silam dan dalam kinerjanya sering mengecewakan masyarakat.
“Sebetulnya permasalahan ini sudah lama terjadi, tapi kami pendam sembari berharap kinerja Dukuh Gedong dapat lebih baik lagi. Tapi ini malah lebih buruk lagi kinerjanya,” ucap dia, Senin siang.
Ia mencontohkan, pelayanan yang kerap mengecewakan masyarakat seperti dalam permintaan tanda tangan untuk keperluan masyarakat namun tidak diberikan tanda tangan dengan berbagai alasan. Selain itu, Dukuh juga sering tidak bersosialisasi ke masyarakat sehingga membuat jengkel masyarakat.
“Dukuh itu kan sebenarnya orang yang dituakan, tapi ini jarang bersosialisasi. Kalau ada permasalahan malah menakut-nakuti. Misalnya kalau tegur sapa itu tidak pernah kalau papasan di jalan. Jadi seperti tidak ada sosok pemimpin di Padukuhan Gedong,” sambung Suroyo.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika kinerja Dukuh yang tidak memuaskan masyarakat juga berdampak pada pelayanan di masyarakat. Misalnya untuk kepengurusan dokumen yang memerlukan peran dukuh jadi terganggu dalam proses kepengurusannya. Sejumlah kepala RT, RW, dan Karang Taruna yang menjabat di Padukuhan Gedong sendiri kemudian memilih untuk mengundurkan diri.
“Lha di sini itu tidak ada RT, RW, Karang Taruna. Mereka itu memilih mengundurkan diri karena kinerja Kepala Padukuhan yang tidak memuaskan,” terangnya.
Atas dasar tersebut, akhirnya sejumlah warga lantas memilih untuk mengambil langkah perlawanan. Sebagian besar masyarakat Padukuhan Gedong sepakat menuntut untuk kepala padukuhan Gedong untuk mengundurkan diri karena kinerjanya yang tidak memuaskan. Ia meminta pemerintah kalurahan untuk segera dapat mengakomodir tuntutan warga untuk turunnya kepala padukuhan Gedong.
“Ini yang datang ke Balai Kalurahan Sawahan perwakilan masyarakat, kalau diminta tanda tangan 95% warga Gedong mau dukuhnya mundur,” klaim Suroyo.
Sementara itu, Carik Kalurahan Sawahan, Dwi Yono, menyampaikan jika dalam proses mediasi yang dilakukan pagi tadi pihaknya sudah mendengar aspirasi masyarakat terkait tuntutan mundurnya kepala Padukuhan Gedong. Ia mengungkapkan pihaknya akan membahas lebih lanjut hal tersebut setelah Lurah terpilih dilantik pada 17 Desember 2021 mendatang.
“Iya pak Lurah sekarang tidak hadir karena mungkin sedang ada acara di luar. Untuk aspirasinya sudah kami tampung, kemungkinan kami bahas lebih lanjut lagi setelah Lurah terpilih dilantik,” tutupnya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
