Pemerintahan
Gelontoran Anggaran Puluhan Miliar, Ini Jalur-jalur Wisata Yang Akan Dibangun Tahun 2022
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Infrastruktur menuju obyek wisata yang belum memadai menjadi salah satu perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan pemerintah di tingkatan di atasnya. Akses jalan yang bagus menjadi salah satu faktor pengembangan pariwisata Gunungkidul agar bisa menjadi salah satu destinasi utama. Pada tahun 2022 mendatang, pemerintah mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk membangun sejumlah titik jalur wisata.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengungkapkan bahwa priortas pembangunan di Gunungkidul salah satunya adalah menyasar di jalur wisata. Sebab jalur ini dirasa sangat krusial mengingat kendaraan yang masuk ke Gunungkidul sekarang ini sangat padat.
“Untuk 2022 ini prioritas pembangunan ada di beberapa titik, salah satunya memang jalur wisata. Kalau untuk plot anggaran salah satu sumbernya adalah Dana Alokasi Khusus (DAK),” papar Wadiyana, Senin (13/12/2022).
Ia menjelaskan titik jalan yang akan tersasar pembangunan diantaranya jalur Pantai Drini, jalur Petir Kapanewon Rongkop, jalur Semin-Tambakromo, Bintaos Kapanewon Tepus, jalur Jonge-Serpeng Kapanewon Semanu. Adapun untuk dana yang dianggarkan adalah sebesar 29 miliar rupiah yang berasal dari DAK Khusus dari Kemeneterian.
“Dana puluhan miliar tersebut untuk keseluruhan di ruas jalur yang sudah ditentukan,” ucap dia.

Disinggung mengenai keberlanjutan jalan Kepek-Ngobaran yang beberapa tahun ini dibangun oleh pemerintah dengan anggaran pusat namun kemudian terhenti karena pandemi covid, Wadiyana mengatakan saat ini pemerintah kembali mengusulkan anggaran untuk melanjutkan pembangunan. Adapun sesuai dengan hitungan yang dilakukan, dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan jalan tersebut adalah sebesar 50 miliar rupiah.
“Masih dalam pembahasan dalam rencana pengusulan kembali. Tapi kami juga belum tahu kapan akan dilanjutkan,” paparnya.
“Jalur Kepek-Ngobaran tersebut sudah dibangun beberapa kilometer, sekarang ini masih tersisa 4 sampai 4,5 kilometer yang belum terselesaikan,” samnbung Wadiyana.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan jalur wisata memang menjadi fokus pembangunan. Pemerintah sendiri berupaya dapat mengakses sumber pendanaan dari provinsi ataupun pusat untuk bisa mendapatkan dana pembangunan jalan.
“Masih banyak jalan yang rusak dan belum memadahi. Maka dari itu, kami berupaya dapat mengakses anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan maupun rehabilitasi jalan,” ujar Sunaryanta.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
