Sosial
Monumen Perjuangan Jenderal Widodo Riwayatmu Kini
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Momumen Perjuangan Jenderal Widodo di Desa Putat, Patuk, Gunungkidul terlihat rusak parah dan tidak terawat. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama selama 12 tahun sejak gempa mengguncang Yogyakarta pada 2006 lalu.
Pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (16/01/2018) siang tadi, monumen yang terletak di pinggir jalan Desa Putat, Jalan Wonosari-Jogja ini nampak tak terurus. Cat pada bangunan monumen sangat kusam, mengelupas, serta dipenuhi lumut. Monumen yang terdiri dari patung dan bangunan lainnya pun bahkan hampir tak terlihat lagi karena tertutup oleh rumput-rumput liar yang semakin meninggi.
Tidak hanya itu saja, akibat gempa yang terjadi, beberapa patung yang awalnya dibangun berbentuk tentara pun patah di bagian badan hingga terpisah menjadi dua. Dari tiga patung tentara yang ada, hanya satu patung yang masih tegap berdiri namun hilang di bagian tangannya.
Jika dicermati, monumen ini terdiri dari tiga buah tentara yang berdiri tegap menghadap tiga arah mata angin. Masing-masing patung membawa senjata berbeda, yakni bambu runcing, senjata otomatis, dan pistol. Tepat di belakang mereka, ada semacam gunungan wayang yang berdampingan dengan relief-relief pahlawan. Tentu saja, relief tersebut kini sudah tak terlihat lagi karena usang tak terawat.
Salah satu tokoh di Desa Putat, Bambang Wahyu mengatakan, monumen tersebut dibangun untuk mengenang jasa Jenderal Widodo yang merupakan salah satu toko pejuang. Pada masanya, ia begerilya di bagian tenggara Kota Yogyakarta, yaitu di daerah SWK 105 wilayah Gunungkidul di bawah pimpinan Mayor Soedjono.

Monumen tersebut dibangun sendiri oleh masyarakat dengan yayasan ’45. Namun sayang, sejak gempa mengguncang Yogyakarta 12 tahun silam, monumen ini rusak. Hingga saat ini kondisi museum terbengkalai tanpa pernah ada renovasi sekali pun.
“Padahal Monumen itu erat kaitannya dengan SDN Bunder II yang ada di seberang jalan tak jauh dari lokasi sekitar 75 meter. SD tersebut adalah hadiah Jenderal Widodo tahun 1970-an,” ujarnya saat dihubungi wartawan.
Bambang merasa, kepedulian pemerintah baik tingkat desa maupun kabupaten nihil dalam hal ini. Pemerintah tak pernah menjalin kerja sama sekalipun dalam pembangunannya. Bambang menilai, rasa kepedulian terhadap sejarah sudah hilang seolah tak pernah tahu adanya monumen yang begitu bersejarah bagi masyarakat Gunungkidul.
“Nggak ada kerja sama apapun dengan pemerintah baik untuk perawatan ataupun pembangunan. Pemerintah belagak pilon (red:pura-pura nggak tahu),” ungkapnya.
Ketika disinggung mengenai harapannya terhadap nasib monumen ke depan, ia mengaku tak ada lagi harapan. Hal ini lantaran mengingat monumen tersebut sudah dibiarkan terbengkalai belasan tahun lamanya tanpa ada perhatian pemerintah.
“Nggak ada harapan. Alasannya sederhana. Pemerintah nggak peduli sejarah. DPRD juga begitu,” tandasnya.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
