Pariwisata
Empat Obyek Wisata Ini Dipilih Jadi Titik Uji Coba Penerapan SOP Covid19
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul berencana untuk melakukan simulasi terhadap sejumlah obyek wisata dan pelaku wisata berakitan dengan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan covid-19 bidang pariwisata. Kendati demikian, dalam uji coba ini nantinya tidak akan melibatkan wisatawan. Dengan demikian, hal ini menunjukan belum adanya sinyal dibukanya kembali kawasan wisata di Gunungkidul.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono memaparkan, penyusunan SOP protokol kesehatan covid-19 bidang pariwisata telah mendekati garis finish. Saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk nantinya dapat dilakukan simulasi SOP ini di sejumlah kawasan wisata.
“Ada tiga tahap yang harus dilalui yakni simulasi, sosialiasi, dan uji coba. Langkah ini akan dilakukan di tiga zonasi wisata yakni pantai, gua, dan desa wisata atau pegunungan,” ucap Harry ketika dihubungi, Senin (08/06/2020) siang.
Untuk kawasan pantai, uji coba akan dilakukan di Pantai Baron dan Pantai Kukup. Sedangkan untuk goa, akan dilakukan di Kalisuci, dan pegunungan di Gunung Api Purba Nglanggeran.
“Kita akan segera koordinasi lagi. Semoga minggu ini, sudah bisa kita lakukan simulasi,” katanya.

Simulasi yang dilakukan sendiri tidak akan melibatkan pengunjung, namun hanya melibatkan beberapa orang pengelola sampai penduduk di sekitar destinasi. Nantinya saat simulasi, akan dibuat bagaimana destinasi wisata menyambut wisatawan, seperti pengecekan di pintu masuk, hingga parkiran.
“Nanti disimulasikan siapa yang harus melakukan apa, hingga fasilitas seperti air bersihnya bagaimana,” ucap dia.
Setelah tahapan simulasi dan dievaluasi ini, kemudian akan dilakukan sosialisasi kepada pengelola wisata hingga masyarakat. Lalu baru dilanjutkan dengan uji coba dengan melibatkan wisatawan. Keterlibatan wisatawan sendiri tetap akan dilakukan pengawasan ketat dan dalam jumlah terbatas.
“Nanti dalam uji coba melibatkan wisatawan dengan kapasitas tertentu,” ujar Harry.
Disinggung mengenai pembukaan destinasi wisata untuk umum, Harry menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Pemda DIY. Menurutnya, pembukaan kawasan wisata akan dilakukan serentak se DIY, namun waktunya belum dapat diketahui.
“Dibuka kapan nunggu perintah pimpinan, kami menyiapkan SOP protokolnya. Arahan Dispar DIY, serentak se DIY,” jelas dia.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
