Pemerintahan
Wisma Wanagama Akan Digunakan Sebagai Shelter Terpadu Isolasi Pasien Covid19
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah akan kembali memanfaatkan Wisma Wanagama sebagai tempat isolasi bagi warga Gunungkidul yang terpapar covid19. Kamis (08/07/2021) siang kemarin, Bupati Gunungkidul bersama dengan pimpinan lainnya melakukan pengecekan sarana prasarana di wisma yang berada di kawasan Hutan Wanagama, Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen. Diharapkan, dalam waktu dekat ini, keberadaan lokasi isolasi ini bisa bisa segera dimanfaatkan di tengah lonjakan kasus yang terjadi di Gunungkidul.
Direktur Wisma Wanagama, Dwiko Budi Permadi mengatakan, pihak UGM memberikan kontribusi pemkab Gunungkidul jika akan memanfaatkan Wisma Wanagama sebagai tempat isolasi orang terkonfirmasi positif. Dengan tangan terbuka pihaknya memperbolehkan Pemkab Gunungkidul memanfaatkan bangunan yang ada.
“Wisma Wanagama dapat dimanfaatkan sebagai upaya kemanusiaan penanganan covid 19,” ucap Dwiko, Kamis (08/07/2021).
Di Wisma Wanagama ini memang agak jauh dari permukiman masyarakat. Lokasinya asri sehingga dapat memberikan terapi tersendiri bagi pasien terkonfirmasi yang menjalani isolasi mandiri. Dengan berada di lokasi alam yang asri dan masih kental dengan alam diharapkan proses penyembuhan para pasien positif covid19 menjadi lebih cepat. Pasien tidak stres dengan beragam hal yang terjadi.
Panewu Playen, Muhammad Setyawan menambahkan, Kamis siang kemarin sudah dilakukan pengecekan oleh bupati dan sejumlah pimpinan pemerintahan di Gunungkidul. Di Wisma Wanagama ini ada 8 kapel, di mana rencananya 7 kapel akan digunakan untuk pasien terkonfirmasi positif dan 1 kapel lagi untuk tenaga medis.
“Satu kapel itu ada bednya 4, tapi daya tampungnya bisa 8 orang. Jadi nanti jika sudah pasti digunakan Pemkab harus menambah bed serta peralatan medis yang dibutuhkan,” papar Setyawan saat dikonfirmasi pidjar-com-525357.hostingersite.com.
Adapun kegiatan yang dilakukan jajaran Pemkab Gunungkidul sendiri masih sebatas pengecekan. Rapat koordinasi akan dilakukan pimpinan untuk mengambil keputusan penggunaan Wisma Wanagama sebagai tempat isolasi mandiri.
Pihaknya Kapanewon Playen melalui kalurahan dan relawan nantinya akan bergerak memberikan sosialisasi kepada masyarakat dengan harapan semua berjalan dengan baik dan pasien covid19 dapat tertangani maksimal.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul meminta dukungan terkait dengan rencana pemanfaatan Wisma Wanagama sebagai shelter terpadu covid19. Harapannya, pemanfaatan tersebut dapat berjalan lancar tidak ada halangan dan hambatan.
“Pemkab Gunungkidul akan segera membuat MOU kerjasama dengan pihak UGM,” ucap Bupati Gunungkidul.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
