fbpx
Connect with us

Politik

Mundur Dari Bursa Calon Bupati, Ini Pernyataan Resmi Wahyu Purwanto

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Nama Wahyu Purwanto sudah sejak lama santer terdengar bakal maju menjadi calon Bupati dalam Pilkada Gunungkidul tahun 2020 ini. Bersama dengan timnya, Wahyu Purwanto sendiri sudah berkeliling untuk bertemu dengan masyarakat Gunungkidul. Mantan Rektor Universitas Gunungkidul ini bahkan beberapa kali dideklarasikan oleh para pengurus Partai NasDem untuk diusung menjadi calon Bupati.

Kabar mengejutkan muncul pada babak akhir jelang pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati ke KPU. Wahyu secara resmi menyatakan mundur dari bursa Pilkada Gunungkidul. Wahyu memilih akan fokus mengurusi kegiatan sosial di Gunungkidul.

“Sesuai arahan bapak Jokowi dan Surya Paloh agar saya lebih fokus pada kegiatan sosial, maka arah perjalanan setahun ini akan saya arahkan pada kegiatan sosial untuk kemashlahatan umat. Untuk masyarakat Gunungkidul, tidak ke arah politik. Tidak ke arah Pilkada Kabupaten Gunungkidul 2020,” ucap Wahyu, Sabtu (25/07/2020).

Pernyataan tersebut, menurut Wahyu ia sampaikan kepada seluruh relawan WP yang selama ini telah berjuang dalam rangka pemenangan dirinya. Selain untuk relawan, pernyataan itu juga ditujukan kepada koordinator di tingkat Padukuhan hingga Kabupaten.

Rasa kebersamaan dengan para relawan dan koordinator menurutnya semakin erat sebab menurut Wahyu mereka selalu mendampingi setiap langkahnya ditengah cuaca terik maupun lebatnya hujan di siang dan malam. Bahkan secara pribadi dirinya merasakan rasa kekeluargaan bersama dengan mereka.

“Tak terasa setahun kita melangkah bersama menuju puncak pilkada di Kabupaten Gunungkidul. Pagi, siang, malam, terik, hujan, di 144 kalurahan di Gunungkidul pernah kita jelajahi bersama. Membuat kita menyatu dalam rasa persaudaraan yang benar-benar padu,” ucapnya.

Namun begitu, dengan adanya arahan dari Jokowi dan Surya Paloh disebutnya merupakan pilihan terbaik dan bijaksana.

“Saya yakin arahan beliau berdua sebagai tokoh nasional pastu lebih bijak dan lebih luas wawasannya daripada saya,” kata dia.

Wahyu sendiri menolak bila dikatakan mundur dalam perjuangan. Ia tetap akan ikut berperan dalam pembangunan Gunungkidul meski di luar kursi Bupati Gunungkidul.

“Tidak ada kata mundur dalam perjuangan. Tidak ada kata mundur dalam pengabdian. Ora ono jongko kang kajangkah tanpo jumangkah. Tetap akan saya lakukan dengan fokus kegiatan sosial bagi masyarakat Kabupaten Gunungkidul,” ucap Wahyu.

Dalam keterangannya, Wahyu merasa terhormat dan bangga telah bekerja bersama dengan para relawan dan koordinator selama setahun ini. Ia berharap kebersamaan ini akan terus ada. Para relawan sendiri nantinya tetap akan bergerak dalam kegiatan sosial di Gunungkidul.

“Sungguh terima kasih sekali atas dukungan itu,” sambungnya.

Diungkapkan Wahyu, meski telah secara resmi menyatakan diri mundur, namun ia menegaskan bahwa sejumlah rencananya berkaitan dengan kegiatan sosial tetap akan berlangsung. Seperti pada akhir Juli 2020 ini, ia akan menyerahkan sejumlah sapi untuk kurban kepada warga Gunungkidul.

“Seperti saya bilang tadi, saya tetap berkomitmen untuk membangun Gunungkidul,” tutupnya.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler