fbpx
Connect with us

Politik

Wahyu Purwanto Resmi Mundur, NasDem Bidik Calon Bupati Lain

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Suasana haru nampak kental di posko pemenangan NasDem di Padukuhan Siyono, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen pada Minggu (26/07/2020) siang kemarin. Puluhan koordinator relawan pemenangan Wahyu Purwanto dikumpulkan di lokasi tersebut untuk mendengarkan mengumumkan pengunduran diri Wahyu Purwanto dari bursa calon bupati Partai NasDem. Meski kabar ini telah santer berhembus sebelumnya, namun pertemuan langsung itu sempat membuat shock sejumlah relawan. Kesedihan ini sendiri bisa dipahami mengingat para relawan itu telah bergerak bersama sejak setahun terakhir ini untuk memperkenalkan Wahyu Purwanto ke masyarakat Gunungkidul.

Selain para relawan, acara ini juga turut dihadiri oleh sejumlah petinggi DPD Partai NasDem Gunungkidul maupun DPW Partai NasDem DIY. Yang menarik, Mayor Sunaryanta yang juga santer bakal maju dalam Pilkada Gunungkidul juga ikut diundang. Kendati demikian, pasca mundurnya Wahyu Purwanto ini, Partai NasDem belum menyatakan sikap bahwa Sunaryanta bakal diusulkan ke DPP Partai NasDem nantinya.

Dalam sambutannya, Wahyu Purwanto menyatakan secara resmi mundur dalam bursa pencalonan. Wahyu memilih untuk fokus dalam bidang sosial, sesuai dengan amanat yang diberikan oleh Presiden Jokowi. Wahyu sendiri memang cukup dekat dengan Jokowi lantaran yang bersangkutan adalah adik ipar dari Presiden RI dua periode ini.

“Sesuai dengan arahan dari bapak Presiden dan Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh, saya diminta untuk membangun Gunungkidul dari luar pemerintahan. Saya diminta fokus untuk kegiatan sosial,” ucap Wahyu, Minggu siang.

Wahyu yang sempat berlinang air mata ketika menyampaikan sambutannya tersebut meminta kepada para relawan agar terus melanjutkan perjuangan. Ke depan, ia berjanji bahwa relawan yang dibentuknya ini akan tetap bekerja dan berbakti kepada masyarakat. Hanya saja, nantinya kegiatan para relawan akan fokus pada giat sosial.

“Meski saya mundur, nanti program-program yang saya rencanakan akan tetap dilaksanakan. Seperti misalnya pembagian hewan kurban, hingga pembangunan pompa air,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW NasDem, Subardi menyatakan, dengan mundurnya Wahyu Purwanto, Partai NasDem dengan perolehan 9 kursi tentunya akan membuat strategi politik baru. Salah satunya adalah dengan mulai membidik calon Bupati yang akan diusung dalam Pilkada 2020. Subardi menyebut, Sunaryanta merupakan salah satu calon yang mendaftar menjadi calon bupati di Partai NasDem. Dengan mundurnya Wahyu Purwanto tidak menutup kemungkinan NasDem bakal mengusung Sunaryanta.

“Ini kan langkah konsolidasi, dalam politik tidak ada yang pasti,” ujar Subardi ketika ditanya terkait kepastian mengusung Sunaryanta dalam Pilkada 2020.

Ia menambahkan, saat ini NasDem belum mengusulkan satu namapun ke DPP NasDem. Sehingga pihaknya juga tidak bisa memastikan kapan rekomendasi akan turun.

“Belum ada nama yang diusulkan, termasuk Wahyu itu juga belum kita usulkan,” kata dia.

Terkait dengan banyaknya relawan yang terlanjur terlanjur mengkampanyekan Wahyu oleh NasDem hal tersebut bukan menjadi masalah. Langkah yang dilakukan hari ini menurutnya merupakan konsolidasi untuk merapatkan barisan mengusung calon bupati dari Partai NasDem.

“Kalau internal saya yakin satu suara. Ini (relawan Wahyu) memiliki kekuatan luar biasa, kita akan gaet mereka. Untuk mengenalkan Sunaryanta caranya mudah, saat ini sudah ada media sosial, mudah sekali sekarang,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah relawan juga nampak belum sepenuhnya mendukung NasDem dalam mengusung Sunaryanta. Mereka berteriak ingin pikir-pikir dahulu terkait dengan langkah dukungan mereka. Sebab diketahui bersama, selama satu tahun terakhir ini merka berjalan bersama Wahyu Purwanto untuk memenangkan Pilkada.

Terpisah, Sunaryanta ketika disinggung mengenai lima program yang didukung relawan, ia mengaku siap. Terlebih jika hal itu untuk kemahslahatan masyarakat.

“Jangankan lima, sepuluh saja saya siap jika untuk masyarakat,” tandas perwira berpangkat Mayor ini.

Sementara itu, disinggung mengenai sudah santernya kabar bahwa dirinya bakal maju melalui partai Golkar dan PKB bersama Heri Susanto ia memilih irit bicara. Ia meminta pertanyaan tersebut ditujukan kepada partai pengusung.

“Kalau itu partai pengusung saja,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler