fbpx
Connect with us

Peristiwa

Nekat Nyalip di Tikungan, Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Tertabrak Truk Dam

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Seorang pemotor terkapar penuh luka setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di kawasan Hutan Tleseh, Desa Gading, Kecamatan Playen Rabu (23/05/2018) malam tadi. Pemotor tersebut, Siagian Heru Sasono (36) warga Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tersambar sebuah truk dam. Kecelakaan tersebut diduga lantaran pengendara motor ceroboh menyalip di tikungan.

Anggota Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Bripka Panggih Sasongko mengatakan, kecelakaan lalu lintas terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Bermula ketika Siagian yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega AB 2035 HS melaju dari arah Jogja menuju Wonosari. Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan sebuah tikungan, korban bermaksud mendahului sebuah kendaraan di depannya.

"Apa yang dilakukan korban ini tindakan nekat, karena mencoba mendahului kendaraan lain padahal di situ jelas merupakan tikungan dengan marka jalan tidak putus-putus," kata Panggih, Kamis (24/05/2018).

Lebih lanjut dikatakan, keteledoran pemotor tersebut akhirnya membawa petaka. Dari arah berlawanan pada saat bersamaan, melaju pula sebuah truk dam bernopol AB 8144 FD yang dikemudikan oleh Wasno Budi Santoso (40) warga Gunungkacangan, Desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua pengguna jalan itu tak bisa menghindar. Akibatnya bisa ditebak, kedua kendaraan tersebut terlibat tabrakan.

"Usai menabrak mobil itu, pemotor kemudian tersungkur ke jalan raya," terang Panggih.

Benturan yang terjadi membuat Siagian mengalami luka di bagian wajah serta dada. Dirinya terhitung cukup beruntung karena meski kondisi lalu lintas ketika itu cukup ramai dan dia tergeletak di jalanan, kecelakaan tersebut tak sampai memicu kecelakaan beruntun lainnya.

Oleh warga maupun pengguna jalan lainnya, korban lantas dilarikan menuju RS Nur Rohmah untuk mendapatkan perawatan medis.

“Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, saat ini sudah kami amankan di Mapolres Gunungkidul,” beber dia.

Panggih menghimbau kepada para pengguna jalan untuk tetap patuh dan taat terhadap peraturan lalu lintas. Rambu-rambu lalu lintas ada bukan tanpa tujuan melainkan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Seperti misalnya marka jalan. Garis putus-putus menandakan pengguna jalan diperbolehkan mendahului kendaraan lainnya dengan pertimbangan sang pengguna jalan tersebut bisa melihat kondisi lalu lintas di arah sebaliknya. Sementara untuk marka tidak putus-putus, dibuat sebagai peringatan agar pengguna jalan tetap pada jalurnya mengingat pengguna jalan tidak bisa memantau kondisi lalu lintas dari arah sebaliknya.

“Tetap utamakan keselamatan jangan sampai hanya mengutamakan kecepatan,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler