fbpx
Connect with us

Kriminal

Ngaku Kepala Dinas, Penipu Sasar Yayasan di Pinggiran

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Aksi percobaan penipuan mengatasnamakan sejumlah instansi marak terjadi belakangan ini di Gunungkidul. Belakangan ini, percobaan penipuan juga dikabarkan terjadi mengatasnamakan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Gunungkidul dengan modus penyaluran penggalangan donasi kepada sebuah yayasan atau lembaga.

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul, Suroto, saat ditemui, membenarkan adanya percobaan penipuan yang mengatasnamakan instansinya tersebut. Ia mengatakan, modus penipuan yang dilakukan adalah, ada seseorang yang mengaku sebagai Kepala Dinsos PPPA yang menghubungi sejumlah yayasan melalui WhatsApp. Namun yang janggal, orang tak dikenal tersebut masih menggunakan nama Kepala Dinas dan nomenklatur Dinas yang lama.

Berita Lainnya  Giliran SD Bleberan Disatroni Maling, Komputer dan Laptop Raib

“Iya benar memang ada percobaan penipuan mengatasnamakan kami, tapi curiganya itu dia mengaku sebagai Bu Siwi Iriyanti, Kepala Dinas Sosial. Nah itu kan dari nama orang dan nama Dinasnya sudah keliru, karena itu pejabat dan nomenklatur Dinas yang lama,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya pertama kali mendapat laporan dari istri Bupati Gunungkidul, Diah Purwanti Sunaryanta. Seorang rekannya dari yayasan pendidikan menanyakan terkait program penyaluran penggalangan donasi kepada Bu Diah. Istri Bupati kemudian mengkonfirmasi kebenaran adanya program tersebut kepada Kepala Dinsos PPPA, Asti Wijayanti.

“Dari situ diketahui kalau ada percobaan penipuan, karena kami tidak ada program itu,” imbuh Suroto.

Pelaku percobaan penipuan sendiri menjanjikan pemberikan bantuan uang tunai berasal dari penggalangan dana. Pihak yayasan atau lembaga kemudian diminta untuk mengirimkan foto, video, struktur kelembagaan serta nomer rekening ke penipu tersebut.

Berita Lainnya  Gara-gara Ngefly di Tempat Karaoke, Gerombolan Remaja Ini Buat Bandar Pil Koplo Masuk Penjara

“Kalau sekarang berapa yayasan atau lembaga berapa yang dihubungi saya kurang tau ya, tapi kemungkinan menyasar di daerah pinggiran Gunungkidul,” terangnya.

Menyikapi hak tersebut, pihaknya pun telah mengeluarkan pengumuman kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gunungkidul terkait percobaan penipuan tersebut. Ia berharap agar seluruh elemen masyarakat mengetahui ketidakbenaran adanya program yang mengatasnamakan instansinya itu.

“Hari itu juga langsung kami buatkan surat pengumuman dan langsung disebar, surat itu kami keluarkan tanggal 10 Maret kemarin,” jelasnya.

“Program itu tidak benar ya, kami tidak memiliki program seperti itu. Sampai sekarang belum ada yang melapor menjadi korban dan semoga saja tidak ada. Untuk pelaporan ke polisi belum kami lakukan,” tutup Suroto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler